TRIBUN-TIMUR.COM - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan disejumlah SPBU di Parepare.
Penambahan pasokan menyusul antrean pengisian BBM disejumlah SPBU di Kota Parepare khususnya di SPBU 74.911.54 Jalan Poros Parepare–Pinrang dan SPBU 74.911.60 Ujung Bulu.
Kondisi antrean terjadi seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode arus balik Lebaran, yang mendorong kebutuhan BBM subsidi meningkat signifikan dalam waktu bersamaan.
Hal ini berdampak pada waktu tunggu pengisian yang lebih panjang di jalur BBM subsidi.
Sebagian pengendara memilih beralih ke BBM nonsubsidi seperti Pertamax untuk mendapatkan layanan yang lebih cepat, mengingat antrean di dispenser nonsubsidi relatif lebih lancar.
Sales Branch Manager Sulsel I Fuel, Muhammad Yoga Prabowo, menyampaikan bahwa Pertamina terus melakukan penyesuaian suplai untuk menjaga kelancaran distribusi di wilayah tersebut.
Baca juga: Pertamina Sulawesi Tambah Pasokan BBM di SPBU Tocina, Antrean Dipicu Lonjakan Kebutuhan Arus Balik
“Pertamina telah menambah pasokan BBM di SPBU Parepare dan sekitarnya untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat, khususnya pada periode arus balik. Penyaluran dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kondisi konsumsi di lapangan,” jelas Yoga.
Ia menambahkan bahwa distribusi BBM di wilayah Parepare secara umum berjalan normal, dengan penguatan suplai pada titik-titik yang mengalami peningkatan permintaan.
Pertamina juga terus melakukan monitoring penyaluran secara intensif serta berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk memastikan pelayanan berjalan optimal, termasuk pengaturan antrean dan kelancaran proses pengisian.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa peningkatan kebutuhan pada momen tertentu merupakan dinamika yang terus diantisipasi melalui penguatan distribusi.
“Pertamina memastikan pasokan BBM tetap tersedia dan terus melakukan penyesuaian suplai agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. Pengisian BBM nonsubsidi menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan layanan lebih cepat,” ujar Lilik.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian secara bijak agar distribusi dapat tetap merata.
“Masyarakat diharapkan melakukan pembelian sesuai kebutuhan dan tetap mengutamakan pengisian di SPBU resmi untuk mendapatkan harga sesuai ketentuan serta kualitas produk yang terjamin,” tambahnya.
Pertamina juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga ketertiban distribusi energi.
Apabila ditemukan kendala layanan atau indikasi pelanggaran di lapangan, masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Call Center (PCC) 135 sebagai saluran resmi pengaduan.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berkomitmen untuk terus menjaga keandalan pasokan energi melalui penguatan distribusi, peningkatan pengawasan, serta koordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi di seluruh wilayah.