SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Produksi sampah di Kota Batu dipastikan melonjak saat momen libur Lebaran seperti saat ini.
Pasalnya, setiap harinya Kota Batu didatangi ribuan wisatawan, baik dari dalam Malang Raya maupun luar kota.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Dian Fachroni mengatakan, ada lebih dari 50 ton sampah yang dihasilkan setiap harinya saat momen libur Lebaran 2026.
Agar sampah-sampah tersebut dapat terkelola dengan baik dan tak menjadi timbunan sampah yang meresahkan masyarakat, DLH menerapkan skema 247.
“Skema ini merupakan kerja ektra, yakni dengan beroperasi 24 jam penuh selama 7 hari tanpa libur,” kata Dian Fachroni kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (26/3/2026).
Dian menjelaskan, aktivitas kerja ekstra yang diterapkan ini menyusul adanya instruksi khusus dari Wali Kota Batu yang memperbolehkan opsi lembur bagi personel lapangan di tengah situasi darurat insidentil.
Baca juga: Motor Pemudik Asal Surabaya Kecelakaan di Jalur Klemuk Kota Batu, Ayah Tewas, Ibu dan 2 Anak Terluka
“Jadi atas kebijakan Kepala Daerah khusus untuk penanganan sampah diberikan diskresi untuk mengaktifkan opsi lembur."
"Kami menerapkan sistem shifting non stop, termasuk saat pelaksanaan Salat Idulfitri lalu,” jelasnya.
Lanjut Dian, untuk menangani sampah ini total ada sebanyak 115 personel penyapu jalan, serta 80 personel armada dan pengolahan disiagakan penuh untuk menyisir 21 ruas jalan protokol, dengan fokus utama pengolahan di TPST Tlekung dengan skema tiga shift kerja berdurasi 6 jam.
“Kami upayakan sampah-sampah selesai diolah dalam satu hari."
"Menggunakan big composter untuk mengolah 8 ton sampah organik dan tiga unit insinerator di Tlekung serta dua unit di Kelurahan Dadaprejo dan Sisir,” ujarnya.
Tak berhenti di situ, menurut Dian, DLH juga menerjunkan Tim Reaksi Cepat Sapu Jagat Sampah untuk membersihkan sampah-sampah yang ada di berbagai sudut kota.
DLH juga menerjunkan Tim Reaksi Cepat Sapu Jagat Sampah untuk membersihkan sampah-sampah yang dihasilkan wisatawan di pusat kota maupun sudut kota Batu.
Hal itu juga ditunjang dengan sembilan unit dump truck untuk mengangkut sampah-sampah untuk dibawa ke titik pengolahan.
Baca juga: Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini Kamis 26 Maret 2026: Hujan Merata di Semua Kecamatan