TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pasuruan, sejumlah nama tokoh mulai menguat dan digadang-gadang berpeluang memimpin PKB ke depan.
Di internal partai, dua nama yang paling santer diperbincangkan adalah Yusuf Daniyal dan Samsul Hidayat. Keduanya dinilai memiliki kapasitas dan rekam jejak kuat dalam menjaga eksistensi PKB sebagai partai pemenang di Kabupaten Pasuruan.
Yusuf Daniyal, yang akrab disapa Mas Danil, saat ini menjabat sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Pasuruan sejak pertengahan Desember 2025. Ia merupakan kader murni PKB yang juga aktif sebagai anggota DPRD serta menjabat Ketua Komisi III.
Baca juga: Muscab PKB Pasuruan, Momentum Penegasan Arah dan Regenerasi Kepemimpinan
Sementara itu, Samsul Hidayat yang kini menjabat sebagai Sekretaris DPC PKB sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, juga menjadi figur kuat dalam bursa calon ketua. Samsul dikenal sebagai kader senior yang telah beberapa kali dipercaya menjadi wakil rakyat.
Kedua nama tersebut tidak hanya menguat di internal partai, tetapi juga menjadi perbincangan di kalangan eksternal. Keduanya dianggap mampu menjaga soliditas sekaligus memperkuat peran PKB di tengah masyarakat.
Selain itu, muncul pula nama dari luar struktur internal aktif, yakni Wakil Bupati Pasuruan, KH Shobih Asrori. Mantan kader PKB tersebut dinilai masih memiliki kedekatan historis dengan partai, sehingga peluang untuk kembali pun terbuka.
Baca juga: Jasad Perempuan Bertato di Paha Kiri dan Tanpa Identitas di Pasuruan, Diduga Korban Pembunuhan
Diketahui, keanggotaan Gus Shobih, sapaan akrabnya pernah dihentikan setelah ia maju dalam kontestasi Pilkada Pasuruan yang tidak sejalan dengan sikap politik PKB saat itu. Meski demikian, namanya kini kembali mencuat dalam dinamika menjelang Muscab.
Menanggapi hal tersebut, Mas Danil menyatakan kesiapannya sebagai kader partai untuk menerima amanah apa pun yang diberikan.
“Sebagai kader yang lahir dan besar di PKB, saya siap menerima amanah dan tanggung jawab dari partai. Di mana pun ditugaskan, saya siap,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).
Hal senada disampaikan Samsul Hidayat. Ia mengaku menghargai dukungan yang mengalir, namun ia menegaskan bahwa proses penentuan kepemimpinan memiliki mekanisme organisasi yang harus dihormati.
Baca juga: Libur Lebaran, Bupati Pasuruan Mas Rusdi Pantau Kunjungan Wisatawan di Wisata Banyu Biru
“Ini menjadi kehormatan sekaligus amanah moral. Namun semua akan melalui mekanisme partai dan keputusan DPP serta DPW PKB. Saat ini saya tetap fokus menjalankan tugas sebagai Ketua DPRD,” katanya.
Samsul berharap, siapa pun yang nantinya terpilih mampu membawa PKB semakin solid dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Yang terpenting adalah menjaga soliditas, kebersamaan, dan semangat pengabdian agar partai semakin bermanfaat,” imbuhnya.
Sementara itu, Gus Shobih menanggapi santai kabar yang menyebut namanya masuk dalam bursa calon ketua. Ia menegaskan memiliki hubungan panjang dengan PKB.
Baca juga: DPRD Pasuruan Ingatkan Layanan Kesehatan Harus Tetap Optimal Selama Lebaran
“Saya punya hubungan kuat dan lama dengan PKB. Jika DPP dan DPW menghendaki saya kembali, tentu saya siap pulang,” ujarnya.
Sebagai informasi, dalam Muscab mendatang, mekanisme penjaringan calon kepemimpinan akan berlangsung terbuka dan dinamis. Tim dari DPP dan DPW PKB telah melakukan monitoring terhadap kader di daerah, yang hasilnya akan dipaparkan dalam forum.
Pengurus tingkat PAC dan DPC diberi ruang untuk memberikan tanggapan maupun mengusulkan nama-nama alternatif yang dinilai layak memimpin partai. Seluruh hasil Muscab nantinya akan dirumuskan dalam sidang dan diserahkan kepada DPP PKB untuk diproses lebih lanjut sesuai mekanisme organisasi.