Wisatawan Merasa Tertipu usai Dimintai Donasi Rp 100 Ribu Pakai QRIS di Stasiun, Dibalas Pakai Kopi
Ani Susanti March 27, 2026 10:14 PM

TRIBUNJATIM.COM - Tengah viral di media sosial kasus wisatawan diminta donasi Rp 100 ribu di sekitar Stasiun Yogyakarta pada 24 Maret 2026.

Wisatawan itu mengaku jadi korban scamming dengan modus donasi untuk orang cacat dan korban musibah bencana.

Dalam unggahannya di media sosial, pengunggah menuliskan pengalamannya diminta donasi ketika turun di Stasiun Tugu Yogyakarta.

Pengunggah mengaku disodori Barcode QRIS dari ponsel, dan diminta donasi Rp 100.000 setelah berdonasi pengunggah lalu diberi secangkir kopi.

Baca juga: 4 WNI Kabur dan Lapor KBRI usai Terjebak Kerja Scam di Kamboja, Para Istri Patungan Bayari Modalnya

Menanggapi keluhan ini, Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan penelusuran hasilnya peristiwa tersebut terjadi di luar area Stasiun Yogyakarta.

“Secara prosedur, segala bentuk kegiatan dan aktivitas apa pun jika masih di dalam area stasiun harus mendapatkan izin dari KAI,” ujarnya, Jumat (27/3/2026), melansir dari Kompas.com.

Menurut Feni, izin dibutuhkan untuk memastikan kegiatan tidak mengganggu penumpang.

“Selain itu, pihak yang akan menggelar kegiatan di stasiun tidak mengganggu pelayanan penumpang serta harus mengutamakan kenyamanan para pengguna jasa KA,” kata Feni.

Dia menambahkan walaupun peristiwa tersebut terjadi di luar area stasiun pihak keamanan sudah menegur oknum yang mengaku menggalang dana tersebut.

“Karena kegiatannya berada di luar stasiun, KAI Daop 6 juga berharap sinergi pihak yang berwenang untuk dapat menindak aktivitas yang dilakukan para oknum yang sudah meresahkan kenyamanan para pengguna jasa KA seperti yang diutarakan dalam konten tersebut,” ucap Feni.

Berita Lain

Terungkap modus baru orang minta-minta di pinggir jalan yang membuat publik resah.

Belakangan viral sosok pria berdiri di pinggir jalan sambil membawa kardus bertuliskan 'Tolong bantu bensin pulang'.

Pria itu menjadi viral di media sosial karena sering muncul sejumlah titik di wilayah Jakarta Selatan. 

Dalam sejumlah unggahan di media sosial, pria tersebut tampak berdiri di samping sepeda motornya seolah mengalami kehabisan bahan bakar. 

Ia lalu meminta bantuan kepada pengendara yang melintas. 

Beberapa warga menduga aksi itu merupakan modus untuk meminta uang lantaran pria tersebut muncul berulang kali di lokasi berbeda. 

Salah satu warganet mengaku melihat lebih dari satu orang dengan pola yang sama di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. 

Ia mempertanyakan alasan Satpol PP DKI terkesan membiarkan praktik itu terjadi.

"Sepanjang Kuningan udah ada 2 yg kaya gini . Koq dibiarin  Satpol PP DKI," kata @dinisinggih di Threads. 

Warganet lain juga mengklaim pernah melihat pria yang sama berada di perempatan lampu merah Rawasari selama beberapa hari berturut-turut pada waktu yang hampir sama. 

Menurut pengakuannya, pria tersebut datang dengan pakaian yang berbeda setiap hari. 

"Ini foto 14 januari di perempatan lampu merah rawasari, gue lihat-lihat 3 hari berturut-turut dia ada disitu sekitar jam setengah 5 sore dengan baju yg beda-beda tiap hari. Bisa bisanya enggak ada bensin tapi bisa pulang kerumah ganti baju dan balik lagi kesitu. Sembari gue nunggu TransJakarta di Rawasari 2x gue lihat dia disamperin temennya abis itu langsung jalan dah tuh motor, tanpa diisi bensinnya. Asemm bener! Ingetin platnya G3625KD," tulis luluaffh, melansir dari TribunJakarta.

 Komika Gilang Bhaskara turut memberikan respons terkait fenomena tersebut. 

Ia juga mengaku pernah melihat sosok serupa di kawasan Rasuna Said. 

Ia menyebut pria tersebut tampak beberapa kali berada di lokasi yang berbeda dengan alasan yang sama. 

"Beberapa hari lalu liat di daerah Rasuna Said, persis ini orangnya. Ternyata beliau sering abis bensin yaa" tulisnya. 

Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait identitas pria tersebut maupun penjelasan soal dugaan praktik meminta-minta dengan modus kehabisan bensin.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.