TRIBUN PADANG.COM, TANAH DATAR — Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, memiliki kekayaan budaya, sejarah, serta panorama alam yang memikat.
Setiap musim libur, berbagai destinasi wisata di daerah ini dipadati wisatawan local maupun wisatawan dari berbagai daerah.
Suasana sejuk pegunungan dan kentalnya nilai adat Minangkabau menjadi daya tarik tersendiri yang membuat Tanah Datar selalu dirindukan.
Berikut lima destinasi wisata yang wajib dikunjungi saat liburan di Tanah Datar:
Istano Basa Pagaruyung merupakan ikon wisata utama Tanah Datar yang tidak pernah sepi pengunjung.
Bangunan megah bercorak rumah gadang ini menjadi simbol kejayaan Kerajaan Minangkabau di masa lalu.
Di dalam istana, pengunjung dapat melihat berbagai koleksi budaya, pakaian adat, serta perabotan tradisional.
Saat Lebaran, kawasan ini semakin ramai dengan keluarga yang mengabadikan momen kebersamaan berlatar arsitektur khas Minang.
Baca juga: 10 Destinasi Wisata Kabupaten Tanah Datar untuk Libur Lebaran 2026, Cek Harga Tiket Masuk
Panorama Tabek Patah menawarkan pemandangan alam yang menenangkan mata.
Dari ketinggian, wisatawan dapat menikmati hamparan sawah hijau, perbukitan, serta rumah-rumah penduduk yang tersusun rapi.
Udara sejuk dan suasana tenang membuat tempat ini cocok untuk bersantai bersama keluarga.
Banyak pengunjung memilih datang pada pagi atau sore hari untuk menikmati cahaya matahari yang memperindah pemandangan alam.
Baca juga: Jadwal Event Lebaran Tanah Datar Maret 2026, Ada Pacu Jawi hingga Selaju Sampan di Lintau Buo
Batu Batikam merupakan situs sejarah yang sarat nilai adat dan filosofi Minangkabau.
Batu ini diyakini sebagai simbol perdamaian dan persatuan antar suku di masa lalu.
Saat berkunjung, wisatawan tidak hanya menikmati suasana pedesaan yang asri, tetapi juga mendapatkan pengetahuan tentang sejarah dan kearifan lokal.
Lokasi ini kerap menjadi tujuan wisata edukasi bagi keluarga yang ingin mengenalkan budaya kepada anak-anak.
Nagari Tuo Pariangan dikenal sebagai salah satu desa tertua di Minangkabau.
Lingkungannya yang masih alami, rumah gadang yang berjajar rapi, serta keberadaan masjid tua menciptakan suasana yang khas dan menenangkan.
Saat Lebaran, nagari ini ramai dikunjungi wisatawan yang ingin merasakan kehidupan kampung halaman yang memiliki nilai tradisi dan kebersamaan.
Puncak Pato menjadi destinasi favorit bagi pecinta panorama alam.
Dari lokasi ini, pengunjung dapat menyaksikan hamparan perbukitan, lembah, hingga lautan awan pada waktu tertentu.
Banyak wisatawan datang pada pagi hari untuk menikmati matahari terbit, sementara sore hari dimanfaatkan untuk bersantai sambil menikmati angin pegunungan.
Selain menikmati keindahan destinasi wisata, suasana Lebaran di Tanah Datar juga semakin lengkap dengan beragam kuliner khas seperti lamang, rendang, dan kawa daun yang mudah ditemukan di sekitar lokasi wisata.
Aktivitas berwisata pun menjadi bagian dari tradisi mempererat hubungan keluarga setelah bersilaturahmi.
Dengan pesona alam, kekayaan budaya, dan suasana kampung halaman yang hangat, Tanah Datar tetap menjadi pilihan utama untuk menghabiskan libur (Mg/Adinda Azari)