Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Peringatan Bandung Lautan Api tahun 2026 ditunda sementara karena konsep pelaksanaannya dinilai masih perlu dimatangkan agar agenda tahunan itu bisa lebih bermakna dan berdampak.
Awalnya, peringatan direncanakan pada 24 Maret 2026. Namun, momentum tersebut bertepatan dengan masa libur Idulfitri, sehingga persiapan tidak dapat dilakukan secara optimal, terutama untuk latihan dan penyusunan konsep acara.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan konsep peringatan Bandung Lautan Api pada tahun ini masih perlu dimatangkan lagi, tetapi pihaknya memastikan sudah ada ide menarik untuk kegiatan itu
"Ada beberapa ide menarik untuk dibuat, tetapi karena munculnya cukup mendadak, kita butuh waktu untuk menyiapkannya dengan lebih baik," ujar Farhan, Sabtu (28/3/2026).
Atas hal tersebut, pihaknya menargetkan peringatan Bandung Lautan Api ini akan digelar pada April 2026 mendatang dengan harapan seluruh elemen pendukung dapat dipersiapkan secara maksimal.
Baca juga: Usia Reklame yang Roboh di Jalan Soekarno-Hatta Sudah 10 Tahun, Pengelola Siap Tanggung Jawab Penuh
"Peringatan Bandung Lautan Api bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan kepada generasi muda," katanya.
Farhan mengatakan semangat Bandung Lautan Api mencerminkan tekad luar biasa warga Kota Bandung saat itu yang rela berkorban demi mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Peristiwa itu menjadi salah satu faktor yang memengaruhi hasil negosiasi di meja perundingan internasional, termasuk di PBB, sehingga bentuk NKRI tetap utuh dan tidak terpecah," ucap Farhan.
Farhan mengingatkan, tanpa peristiwa tersebut, Kota Bandung berpotensi terbelah antara wilayah yang dikuasai kolonial Belanda dan wilayah Republik Indonesia.
"Justru karena pengorbanan itu, Bandung akhirnya sepenuhnya menjadi bagian dari Republik Indonesia. Maka kita harus menghargai dan menghormati perjuangan luar biasa para pendahulu," katanya.
Di sisi lain, Farhan mengajak generasi muda untuk terus meneladani semangat persatuan dan pengorbanan yang ditunjukkan dalam peristiwa Bandung Lautan Api, sebagai fondasi dalam menjaga keutuhan bangsa di masa kini dan masa depan. (*)