Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - PT HKAAston sebagai pengelola tol Bakauheni-Terbanggi Besar mencatat sebanyak 878.351 kendaraan melintas selama periode angkutan Lebaran 2026.
Arus mudik dan balik Lebaran 2026 di ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar menunjukkan lonjakan signifikan.
Plt Operation Manager PT Bakauheni–Terbanggi Besar Toll, Andri Dewantoro, mengungkapkan bahwa angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 81 persen dibandingkan volume lalu lintas pada hari normal.
"Kami mencatat volume lalu lintas kendaraan yang melintas selama periode 11 hingga 28 Maret 2026 mencapai 878.351 kendaraan," ujarnya, Minggu (29/3/2026).
Lonjakan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama momentum Lebaran, khususnya di jalur utama penghubung Pelabuhan Bakauheni menuju wilayah Lampung bagian tengah.
Menurut Andri, peningkatan trafik sudah mulai terlihat sejak memasuki masa arus mudik dan berlanjut hingga periode arus balik.
Pihak pengelola tol pun telah mengantisipasi lonjakan tersebut dengan menyiapkan berbagai langkah operasional guna menjaga kelancaran perjalanan pengguna jalan.
"Peningkatan volume kendaraan ini merupakan tren tahunan saat Lebaran, namun tahun ini terjadi kenaikan yang cukup signifikan. Kami memastikan pelayanan tetap optimal, baik dari sisi transaksi di gerbang tol maupun kesiapan petugas di lapangan," ujarnya.
Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar sendiri menjadi salah satu jalur vital di Provinsi Lampung karena menghubungkan pintu gerbang utama Pulau Sumatera dengan sejumlah daerah tujuan pemudik.
Dengan tingginya volume kendaraan, pengguna jalan diimbau tetap berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll juga terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait untuk memastikan arus lalu lintas tetap terkendali selama periode Lebaran berlangsung.
( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )