Bantuan Jadup dari Satgas PRR Terus Mengalir, Penyintas Bencana Sumatera Mulai Bangkit
Content Writer March 29, 2026 08:38 PM

TRIBUNNEWS.COM - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera menyalurkan bantuan jaminan hidup (jadup) untuk menopang kehidupan penyintas bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Berdasarkan data laporan harian Satgas PRR per Minggu (29/3/2026), penyaluran bantuan jadup telah merata di tiga provinsi terdampak. Dari total alokasi 62.990 jiwa yang direncanakan, sebanyak 54.585 jiwa telah menerima haknya dengan total dana tersalurkan mencapai Rp272,726 miliar.

Secara rinci, Aceh mencatatkan realisasi tertinggi dengan bantuan menjangkau 42.540 jiwa dan total dana tersalurkan Rp203,696 miliar.

Di Sumut, bantuan telah menjangkau 10.235 jiwa dengan total dana Rp53,759 miliar. Sementara, di Sumbar, bantuan telah menjangkau 1.794 jiwa dengan total dana Rp15,044 miliar.

Bantuan jadup disalurkan dengan besaran Rp15.000 per jiwa per hari selama tiga bulan. Penyalurannya dilakukan setelah validasi data oleh pemerintah daerah (pemda), kemudian didistribusikan melalui PT Pos Indonesia.

Baca juga: Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Lahan Sawah di Sumatera Terus Dipercepat Satgas PRR

Bantuan jadup merupakan salah satu skema bantuan pascabencana yang dirancang untuk menjamin keberlangsungan hidup penyintas. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses pemulihan tidak hanya menyentuh infrastruktur fisik, tetapi juga memulihkan daya beli masyarakat yang terdampak bencana.

Penyaluran jadup ini juga berjalan paralel dengan distribusi bantuan stimulan sosial ekonomi (BSSE) dan bantuan isi hunian (BIH). Total BSSE dan BIH yang telah disalurkan menjangkau 35.780 penyintas dengan total bantuan mencapai Rp107,340 miliar.

Selain itu, Satgas PRR juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian (DTH) bagi penyintas yang tidak memilih tinggal di hunian sementara (huntara). Besaran bantuan DTH adalah Rp600.000 per bulan selama tiga bulan sehingga setiap kepala keluarga menerima total dana sebesar Rp1,8 juta.

Hingga saat ini, seluruh rekening penerima DTH telah menerima transfer dana dengan tingkat penyaluran mencapai 100 persen untuk 14.021 penerima di tiga provinsi. Rinciannya, Aceh sebanyak 8.099 penerima, Sumut 4.162 penerima, dan Sumbar 1.760 penerima.

Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian sebelumnya menekankan bahwa kecepatan pencairan bantuan finansial sangat bergantung pada kelengkapan dan kecepatan pendataan yang dilakukan pemda.

Baca juga: Satgas PRR Serahkan 120 Rumah Huntap kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Karena itu, ia mendorong kepala daerah di wilayah terdampak untuk segera melengkapi data penyintas agar bantuan dapat disalurkan tepat sasaran.

"Makin cepat kami terima, makin cepat BPS untuk melakukan verifikasi lapangan, makin cepat maka BNPB bisa bergerak," kata Tito dalam acara Penyerahan Kunci Tahap Satu 120 Unit Hunian Tetap untuk Rakyat Korban Bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumut, Jumat (27/3/2026).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.