Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia SD, Bagaimana Reaksi Amel Saat Membaca Akhir Cerita Tersebut?
Vega Dhini March 30, 2026 12:01 PM

TRIBUNBANTEN.COM - Simak contoh soal TKA (Tes Kemampuan Akademik) Bahasa Indonesia untuk jenjang SD/MI/Sederajat Kompetensi Evaluasi dan Apresiasi.

TKA Bahasa Indonesia SD/MI/sederajat difokuskan pada salah satu keterampilan berbahasa, yakni membaca.

Membaca dipilih sebagai fokus karena merupakan keterampilan yang menjadi fondasi untuk terus belajar dan bekerja pada era teknologi yang berubah dan berkembang sangat cepat.

Soal latihan ini dapat digunakan untuk belajar sebelum pelaksanaan utama TKA jenjang SD/MI/Sederajat yang dijadwalkan pada 20 - 30 April 2026 mendatang.

Bagi peserta yang berhalangan, Kemendikdasmen menyediakan pelaksanaan susulan pada 11-17 Mei 2026.

Untuk mempersiapkan diri sebelum pelaksaan utama TKA jenjang SD/MI/Sederajat, berikut ini contoh soal latihan mata pelajaran wajib Bahasa Indonesia, soal Sub Kompetensi menyimpulkan respons emosional terhadap unsur teks fiksi.

Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia Jenjang SD/MI/Sederajat

Kenthus yang Sombong

Di tengah padang rumput terdapat kolam. Kolam itu dihuni banyak katak. Kenthus adalah anak katak yang paling besar dan kuat. Dia merasa tidak terkalahkan.
Suatu pagi Kenthus melompat di padang rumput. Ada seekor anak lembu. Ia sedang bermain dan berlari-lari. Anak lembu itu menjulurkan lidahnya untuk makan. Lidahnya mengenai Kenthus.
Kenthus melompat. “Berani makhluk ini mengusikku!” kata Kenthus sembari menuju ke tepi kolam.
Kenthus sampai di tepi kolam.
“Kenthus, mengapa kamu terengah-engah?” tanya Naka.
“Wajahmu terlihat pucat,” kata Tata.
“Lihatlah di padang rumput itu. Makhluk itu sangat sombong. Ia tadi hendak menelanku!” kata Kenthus dengan napas terengah-engah.
Koko, kakak Kenthus, menjelaskan. “Makhluk itu anak lembu. Anak lembu tidak jahat. Lembu tidak makan katak. Ia hanya makan rumput.”
“Aku tidak percaya. Tadi, aku dikejarnya dan hampir ditendang olehnya,” jawab Kenthus menggebu-gebu.
Koko hanya diam mendengar adiknya berbicara.
“Aku sebenarnya bisa melawannya dengan mengembungkan diriku,” lanjut Kenthus dengan bangga.
“Kamu tidak akan dapat menandingi lembu itu. Perbuatan kamu berbahaya,” kata Koko.
Kenthus mengembungkan tubuhnya. Perutnya membesar secara berlebihan. Tiba-tiba ia jatuh lemas. Perutnya terasa sakit. Perlahan-lahan ia mengempiskan tubuhnya. Akhirnya tubuh Kenthus kembali ke ukuran semula.
“Kenthus, kamu tidak apa-apa?” tanya Koko.
“Aku baik-baik saja. Maafkan aku, Kak. Aku tidak mendengar kata-katamu,” kata Kenthus sembari menunduk.

Sumber teks: https://ceritaanak.org/cerita-anak-anak-katak-anak-lembu/ (dengan penyesuaian)

9. Amel telah membaca cerita tersebut. Ia merasakan beberapa reaksi saat membacanya. Bagaimana reaksi Amel saat membaca akhir cerita tersebut?

A. Terharu karena Kenthus mau mengakui kesalahannya

B. Bahagia karena Kenthus berbaikan dengan anak lembu

C. Antusias karena Kenthus bisa membuktikan kekuatannya

Kunci jawaban:

A. Terharu karena Kenthus mau mengakui kesalahannya (Benar)

B. Bahagia karena Kenthus berbaikan dengan anak lembu (Salah)

C. Antusias karena Kenthus bisa membuktikan kekuatannya (Salah)

Baca juga: Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia SD, Apa Kejadian yang Membuat Kenthus Merasa Menyesal?

Sumber: Kerangka Asesmen Tes Kemampuan Akademik Jenjang SD/MI/Sederajat, Pusat Asesmen Pendidikan

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.