Doa dan Keluarga: Energi di Balik Performa Beto Ngamuk dengan Tiga Golnya Lawan Persipal Palu
muh radlis March 30, 2026 02:55 PM

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sosok striker naturalisasi Alberto Goncalves punya andil besar dalam Kemenangan 6-1 PSIS Semarang vs Persipal Palu.

Meski sudah berumur, pemain berumur 45 tahun ini menunjukkan ketajamannya lewat hattrick yang ia cetak dalam laga pekan ke-22 Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026, Minggu (29/3/2026) malam.


Di usia yang tak lagi muda untuk ukuran pesepak bola profesional, Beto justru tampil bak pemain di masa keemasannya.


Tiga gol ia lesakkan ke gawang Persipal Palu, membawa Mahesa Jenar mencatatkan kemenangan terbesar musim ini.


Namun, di balik hattrick yang gemilang itu, ada cerita sederhana yang justru menjadi bahan bakar utama performanya.


Usai pertandingan, Beto tak langsung larut dalam euforia.

Senyumnya merekah, tetapi kata-katanya justru mengarah pada hal yang paling mendasar dalam hidupnya.

Baca juga: Nasib Miris Persiba, Kalah dari Persela, Pulang Naik Kapal Laut dan Terancam Degradasi


Ia bercerita bahwa kehadiran istri dan anak-anaknya di tribun menjadi energi tambahan yang tak tergantikan.


Tatapan mereka dari bangku penonton, menurutnya, memberi dorongan yang berbeda.


“Saya senang banget karena di pertandingan ini anak saya, istri, semua ada di stadion,” ujarnya, Senin (30/3/2026).


Momen tersebut kata dia terasa begitu personal. 


Catatan hattrick yang ia ciptakan bukan hanya dipersembahkan untuk timnya yang saat ini masih membutuhkan poin demi bertahan di kompetisi kasta kedua sepakbola nasional, tapi juga untuk anak dan istri.


Tak heran, saat melakukan selebrasi, Beto berulang kali menunjuk ke arah tribun tempat keluarganya menyaksikan langsung perjuangannya di lapangan.


Eks striker Persipura tersebut juga mengatakan, tanpa keluarga dan keyakinannya kepada Tuhan, dirinya bukanlah siapa-siapa.


“Hari ini luar biasa.

Tiga gol ini saya dedikasikan untuk  tiga anak saya, untuk keluarga.

Jadi masing-masing anak saya dapat gol,” tuturnya.


Menariknya, persiapan menuju laga tersebut juga tak melulu soal latihan keras di lapangan.

Beto mengaku mendapat bekal spesial dari rumah, yakni masakan sang istri dan pelukan hangat anak-anaknya sebelum berangkat ke stadion. 


Hal-hal sederhana itu justru menjadi motivasi yang paling kuat.


"Ada masakan istri saya yang luar biasa, dan ciuman dari anak-anak saya menjadi motivasi bagi saya. Tanpa mereka dan Tuhan Yesus saya Bukan apa-apa," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.