Usai Konsumsi Makanan Tinggi Lemak, Gula hingga Garam Saat Lebaran, Disarankan Cek Kesehatan
Junisah March 30, 2026 04:47 PM

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN- Hari Raya Idul Fitri identik dengan hidangan lezat seperti opor ayam, rendang, hingga aneka kue kering manis. Namun di balik itu, ada risiko kesehatan yang kerap diabaikan.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Nunukan, Miskia, mengungkapkan, pasca lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, kondisi tubuh masyarakat perlu segera dicek.

“Setelah mengonsumsi makanan tinggi lemak, gula, dan garam, penting untuk evaluasi kesehatan tubuh,” ujarnya kepada TribunKaltara.com, Senin (30/3/2026).

Miskia menyebutkan, langkah awal yang wajib dilakukan adalah memeriksa kadar kolesterol, gula darah, tekanan darah, hingga berat badan.

Baca juga: Tren Hampers di Tana Tidung Tiap Tahun Berubah, Mulai Makanan Ringan hingga Perabotan Rumah Tangga

Tak hanya itu, Miskia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala ringan yang muncul.

“Kalau mulai terasa pusing, pegal di tengkuk, atau gangguan pencernaan, itu tanda tubuh perlu perhatian,” katanya.

Lalu bagaimana cara cepat kembali sehat setelah ‘kalap’ makan saat lebaran?

Miskia membagikan beberapa tips sederhana yang bisa langsung diterapkan.

Pertama, atur kembali pola makan dengan konsep “Isi Piringku”, yakni 50 persen sayur dan buah, serta masing-masing 25 persen karbohidrat dan protein.

Baca juga: Rutan Polresta Bulungan Buka Jam Besuk Tahanan saat Lebaran, Keluarga Diperbolehkan Bawa Opor Ayam

Ia juga menekankan pentingnya mengurangi makanan bersantan, gorengan, dan minuman manis secara bertahap.

“Perbanyak minum air putih, minimal 8 gelas sehari agar tubuh kembali seimbang,” jelasnya.

Selain pola makan, aktivitas fisik juga jadi kunci. Masyarakat disarankan mulai rutin berolahraga ringan seperti jalan santai selama 30 menit setiap hari.

Tak kalah penting, kualitas tidur juga harus dijaga.

“Istirahat 7 sampai 9 jam sangat penting untuk mengembalikan metabolisme tubuh,” tambahnya.

Menariknya, Miskia juga menyarankan masyarakat untuk menjalankan puasa sunnah Syawal.

“Selain ibadah, puasa ini efektif membantu mengontrol pola makan setelah lebaran,” tutupnya.

Jadi, masih mau abaikan kesehatan setelah Lebaran? Saatnya mulai hidup sehat dari sekarang.

(*)

Penulis: Fatimah Majid

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.