Antrean BBM Mengular Puluhan Meter di Sejumlah Titik Kota Ambon, Warga Khawatir Kelangkaan 
Fandi Wattimena March 30, 2026 08:52 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Balar Minyak (SPBU) di kota Ambon dipadati antrean kendaraan, Senin (30/3/2026).

Panjang antrean BBM bahkan dilaporkan mencapai puluhan meter sejak pagi hari. Bahkan ditemui ada yang membeli di motor dan mengisinya di cirigen 5 liter. 

Penelusuran TribunAmbon.com menemukan kondisi serupa di beberapa titik, mulai dari SPBU di Kelurahan Rijali, Tanah Rata, hingga Wayame. 

Tidak hanya SPBU, pom mini, dan penjual bensin eceran di sejumlah wilayah juga mengalami kekosongan stok. 

Situasi ini masih berlangsung hingga sekitar pukul 20.30 WIT.

Kondisi ini pula dirasakan salah seorang pengendara roda dua, Fidya.  Ia mengakui bahwa antrean panjang sudah terjadi sejak pagi.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok BBM Aman di Ambon dan Maluku, Warga Diminta Tak Panic Buying

Baca juga: 7 Jam Diperiksa Kejati, Kadis ESDM Maluku Ungkap Izin Tambang SBB Sudah Lengkap

Diduganya, kondisi tersebut dipicu beredarnya informasi simpang siur terkait kelangkaan BBM. 

“Dari Pagu sudah ramai, mungkin karena orang dengar kabar BBM mau langkah itu yah,” ujarnya. 

Namun, pihak SPBU yang ditemui TribunAmbon.com di Wayame menepis adanya kelangkaan BBM. 

Petugas pengisian BBM di SPBU Wayame mengungkapkan bahwa stok masih dalam kondisi aman meski terjadi lonjakan antrean. 

Pengakuan itu selaras dengan statment disampaikan Pertamina Patraniaga yang memastikan stok BBM di Ambon dan di Provinsi Maluku secara keseluruhan masih dalam kondisi aman. 

Hal ini diakuia Pjs area manager Communication Relations & CSR Pertaminan Patra Niaga Regional Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi. 

"Stok di Integrated Terminal Wayame sebagai terminal utama dalam kondisi aman, begitu juga dengan Fuel Terminal lain di Maluku. Kapal suplai yang membawa BBM ke Fuel Terminal juga masih sandar sesuai jadwal untuk mengisi kembali stok BBM," jelas Bramantyo dalam rilis yang diterima TribunAmbon.com

ia juga menjelaskan bahwa saat ini memang terjadi peningkatan konsumsi masyarakat, mengingat hari ini Senin (30/03/2026) hari pertama aktifitas berkantor ataupun sekolah. 

Peningkatan itu tentu Pertamina terus memantau stok di setiap SPBU, agar dipastikan aman dan stabil. 

"Kami saat ini terus memantau stok di SPBU, koordinasi juga supaya stok di SPBU selalu tersedia dengan melakukan percepatan distribusi dari Fuel Terminal. Adanya lonjakan di SPBU ini tidak berkorelasi dengan kosongnya stok, stok sekali lagi kami pastikan masih dalam kondisi aman," tambahnya. 

Pertamina Patra Niaga juga imbau masyarakat untuk tetap tertib, membeli BBM sesuai kebutuhannya, tidak berlebihan, dan tidak perlu panic buying. 

"Stok dan pasokan tetap berjalan normal dan tidak perlu panic buying karena pembelian berlebih justru bisa mengganggu sistem distribusi. Kami apresiasi masyarakat yang tetap tertib, dan kami akan pastikan distribusi dilakukan secara berkala untuk memastikan ketersediaan bagi masyarakat," tegas Bramantyo.

Apabila membutuhkan informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.