Pukul 20.30 Wita, Petugas SPBU Urban Gowa-Makassar Belum Dapat Pemberitahuan Harga BBM Naik 1 April
Sudirman March 31, 2026 09:22 AM

TRIBUN-TIMUR.COM - Di SPBU Pertamina 74.921.04  Samata antrean dimulai sejak siang.

Petugas SPBU, Irwandi (29), mengatakan belum dapat informasi dari manajemen SPBU dan notifikasi resmi Pertamina akan ada kenaikan harga BBM Pertalite dan solar subsidi.

Antrean mengular terutama motor sudah terlihat sejak Senin (30/3/2026) siang.

"Saya shift jam 3 (sore) dan sudah tak berhenti sampai sekarang." Kata Irwandi sambil ladeni pembeli.

Dia dan dua temannya rerata satu jam ladeni 200-an motor. 

Rekannya yang lain ladeni unit nosel untuk roda empat.

Baca juga: Bupati Sinjai Sidak SPBU Lita, Pastikan Pasokan BBM Aman

Unit nosel BBM jenis Pertamax sudah kosong dan tak ada petugas.

Penjelasan Pertamina

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan BBM di Makassar dalam kondisi aman dan terjaga.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa antrean yang terjadi merupakan dampak dari meningkatnya kebutuhan BBM seiring tingginya mobilitas masyarakat pada periode arus balik.

“Peningkatan volume kendaraan dari arus balik, termasuk pergerakan masyarakat berdampak langsung pada lonjakan kebutuhan BBM di SPBU. Kondisi ini mendorong antrean lebih panjang dari biasanya, terutama di titik-titik dengan trafik tinggi,” jelas Lilik.

Distribusi energi tetap berjalan dengan pengawasan intensif dan dukungan koordinasi lintas sektor untuk menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat.

“Pertamina bersama pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan pengelola SPBU terus memperkuat pengaturan di lapangan, termasuk penempatan marshall SPBU untuk membantu mengatur antrean agar tetap tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas,” lanjutnya.

Sales Branch Manager Sulsel II Fuel, Muhammad Ridho Hasbullah, menegaskan bahwa secara umum stok BBM berada dalam kondisi mencukupi dan terus disalurkan sesuai kebutuhan.

“Penyaluran BBM berjalan normal dan kami memastikan pasokan tetap tersedia," ujarnya.

Dinamika antrean yang terjadi lebih disebabkan oleh peningkatan demand selama arus balik.

"Kami juga telah mengoptimalkan suplai serta mempercepat distribusi ke SPBU untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan di lapangan,” terang Ridho.

Pertamina juga mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM secara bijak sesuai kebutuhan.

Pola konsumsi yang wajar akan membantu menjaga distribusi tetap merata dan menghindari kepadatan yang tidak perlu di SPBU.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk melakukan pengisian BBM di lembaga penyalur resmi guna mendapatkan produk dengan kualitas terjamin dan harga sesuai ketentuan.

Apabila menemukan kendala layanan atau indikasi pelanggaran di lapangan, masyarakat dapat segera melaporkan melalui Pertamina Call Center (PCC) 135 sebagai saluran resmi pengaduan.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus memperkuat monitoring, memastikan distribusi berjalan optimal, serta mengambil langkah cepat di lapangan guna menjaga akses energi bagi masyarakat tetap lancar dan terkendali.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.