Keuntungan dan Kelemahan PSS Sleman untuk Kembali ke Liga 1
Joko Widiyarso March 31, 2026 01:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman diuntungkan dengan memiliki komposisi pemain yang lengkap.

Super Elja saat ini bisa dibilang mempunyai perpaduan pemain yang seimbang antara pemain senior dan pemain muda.

Keberadaan pemain muda dapat menjadi opsi atau pilihan bagi tim pelatih dalam meracik komposisi tim guna mengarungi kompetisi Pegadaian Championship atau Liga 2.

Seperti diketahui, intensitas yang semakin meningkat membuat persaingan perebutan tiket promosi ke Liga 1 atau BRI Super League atau Liga Super musim ini menjadi lebih ketat.

Dengan kata lain, setiap pertandingan yang dijalani PSS Sleman akan menjadi sangat krusial untuk menjaga asa promosi. 

Saat ini, PSS Sleman ini berada di puncak klasemen Pegadaian Championship 2025/2026 grup timur.

Tim Ansyari Lubis terus berupaya menjaga konsistensi penampilan sekaligus menghimpun soliditas tim melalui kombinasi pemain muda dan senior.

Menjelang periode akhir kompetisi tentu saja tekanan yang dihadapi para penggawa Laskar Sembada semakin besar, terutama bagi para pemain muda. 

Tekanan makin besar

Menurut Riko Simanjuntak, satu dari pemain senior PSS, tekanan adalah hal biasa di dalam kompetisi sepak bola. 

Ia bahkan secara tegas menyebutkan bahwa peran pemain senior sangat penting untuk membantu menjaga mentalitas tim.

“Sebagai pemain senior, tekanan dalam kompetisi itu hal biasa,” katanya, Senin (30/3/2026) dikutip dari situs web resmi klub. 

“Tapi bagi pemain muda, tekanannya tentu jauh lebih besar. Karena itu, peran kami adalah menjaga suasana tim tetap kondusif dan mendukung mereka.

Dia juga menyebut, tantangan terbesar malah ada di tim pelatih yang harus memilih komposisi pemain terbaik di setiap pertandingan. 

Itu karena, seluruh pemain di PSS saat ini dapat dikatakan telah berhasil menunjukkan kontribusi yang positif bagi tim.

“Yang paling pusing sebenarnya pelatih, karena harus menentukan komposisi pemain setiap pertandingan,” jelas Riko. 

“Tapi kalau dilihat, semua pemain bisa memberikan kontribusi dan menampilkan performa terbaik.

Keuntungan dan modal PSS Sleman

Dengan kata lain, kombinasi pemain muda dan memiliki jam terbang tinggi bagi Riko Simanjuntak menjadi kombinasi ideal yang menguntungkan bagi Laskar Sembada. 

Lebih lanjut, menurut Rico, hal tersebut menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas tim dalam persaingan.

“Tim ini sangat bagus. Kombinasi pemain muda, pemain senior, bahkan yang lebih tua, sangat seimbang,” ujarnya. 

“Dan yang paling penting, kami bukan sekadar tim, tetapi keluarga. Keluarga di dalam lapangan.

Klasemen Pegadaian Championship:

KLASEMEN LIGA 2 - Klasemen Pegadaian Championship 2025/2026 setelah PSS Sleman 1-1 Tornado Kendal FC
KLASEMEN LIGA 2 - Klasemen Pegadaian Championship 2025/2026 setelah PSS Sleman 1-1 Tornado Kendal FC (Tribun Jogja/GOOGLE.COM)

Kelemahan PSS Sleman 1-1 Kendal Tornado FC

Sementara itu, pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis membeberkan pemicu hasil imbang PSS Sleman 1-1 Kendal Tornado FC, Minggu (29/3/2026) malam WIB.

Sebagai informasi, PSS Sleman ditahan imbang 1-1 saat berhadapan dengan tuan rumah Kendal Tornado FC Stadion Sriwedari, Solo.

Pada pekan ke-22 Pegadaian Championship 2025/2026, Laskar Super Elja sempat membuka keunggulan melalui Riko Simanjuntak di menit 51.

Namun, keunggulan itu tidak berlangsung lama karena tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan melalui Dimas Sukarno di menit 52. 

Hasil imbang tadi malam membuat PSS gagal mempelebar jarak secara berarti dengan para pesaingnya di Klasemen Pegadaian Championship.

Setelah laga, Ansyari Lubis memberikan evaluasi terhadap hasil pertandingan serta performa tim pada laga tadi malam.

Menurutnya, Kendal Tornado FC merupakan tim yang memiliki kualitas dan kekuatan yang baik, terutama dari sisi taktikal permainan. 

Imbasnya, PSS Sleman harus tampil lebih waspada sepanjang pertandingan tandang tadi malam.

“Dari pertandingan tadi kita tahu Kendal Tornado FC punya kekuatan yang bagus,” ujarnya dalam jumpa pers pascapertandingan, dikutip dari website resmi PSS Sleman. 

“Mereka juga memiliki taktik yang baik, sehingga kita harus lebih berhati-hati. Namun pada babak kedua, kita mampu sempat unggul.

Situasi bola mati

Namun demikian, dia menyoroti kelemahan timnya saat menghadapi situasi bola mati yang dinilai menjadi faktor utama kegagalan mempertahankan keunggulan.

“Masalah kita adalah ketika menghadapi situasi bola mati. Kita lengah dan hal itu membuat pertandingan menjadi imbang,” tambahnya. 

“Tetapi tetap kita syukuri karena poin kita tetap bertambah. Ini pertandingan yang krusial karena langsung menghadapi kompetitor.

Ia berharap pada pertandingan berikutnya para pemain dapat tampil lebih fokus dan konsisten demi menjaga peluang bersaing di papan klasemen.

“Mudah-mudahan pada pertandingan selanjutnya semua pemain bisa lebih fokus dan mampu meraih poin,” jelasnya. 

“Kita tahu Persipura juga menang kemarin, jadi persaingan semakin ketat. Lima pertandingan terakhir ke depan kita harus lebih berhati-hati.

Meski tertahan di Sriwedari Solo, PSS Sleman masih kokoh di puncak klasemen Pegadaian Championship 2025/2026, dengan koleksi 46 poin.

PSS Sleman unggul tiga poin dari Persipura Jayapura yang berada di peringkat kedua klasemen, dengan 43 poin.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.