SURYA.CO.ID, SURABAYA – Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) didorong untuk mulai menggunakan transportasi umum, sebagai bagian dari upaya efisiensi energi.
Dorongan ini disampaikan Wakil Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur, Khusnul Arif, Selasa (31/3/2026).
Menurut Khusnul, kebijakan Work From Home (WFH) saja belum cukup. ASN juga perlu mengubah kebiasaan saat berangkat kerja dengan beralih ke transportasi publik.
“Kami mendorong agar ASN Pemprov bisa memaksimalkan transportasi umum,” kata Khusnul Arif kepada SURYA.co.id saat dikonfirmasi di Surabaya.
Ia menilai langkah ini penting, untuk mendukung penghematan bahan bakar minyak (BBM) sekaligus mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.
Khusnul menyebut, Pemprov Jatim sebenarnya sudah memiliki moda transportasi yang memadai, yakni Bus TransJatim.
Transportasi ini melayani berbagai rute, terutama di kawasan Gerbangkertasusila, dengan jumlah armada yang cukup banyak di tiap koridor.
Di Surabaya, layanan TransJatim juga terintegrasi dengan transportasi milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Hal ini memudahkan ASN untuk mencapai berbagai titik, termasuk kantor pemerintahan.
Dengan konektivitas tersebut, penggunaan transportasi publik dinilai semakin praktis dan realistis untuk diterapkan.
“Bisa untuk mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi,” ungkap politisi Partai NasDem tersebut.