Comeback Latihan di BAM, Lee Zii Jia Dapat Sambutan Spesial Jelang Thomas Cup 2026
Dwi Setiawan March 31, 2026 06:38 PM

TRIBUNNEWS.COM - Pelatnas Malaysia (BAM) segera kedatangan andalan mereka dari sektor tunggal putra, Lee Zii Jia. Pemain independen tersebut akan berlatih lagi di BAM guna mempersiapkan Thomas Cup 2026.

Kembalinya sang bintang tunggal putra, Lee Zii Jia, ke dalam skuad nasional diyakini menjadi suntikan moral yang masif bagi tim Negeri Jiran tersebut.

Adapun gelaran Thomas Cup 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung di Horsens, Denmark, pada 24 April hingga 3 Mei mendatang.

Kehadiran Lee yang dikabarkan besok Rabu (1/4/2026) dianggap sebagai kepingan puzzle yang selama ini hilang untuk menjaga stabilitas tim di nomor tunggal.

Kedatangan Lee di BAM sudah disambut hangat oleh sahabatnya, Soh Wooi Yik, yang merupakan andalan Malaysia di nomor ganda putra.

Bukan cuma pemain, pelatih asal Denmark, Kenneth Jonassen, yang kini menukangi tunggal Malaysia juga turut menyambut baik Lee.

Reuni dengan Soh Wooi Yik

lihat foto
CHIA/SOH - Ganda Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik saat melawan ganda Taiwan, Lu Ching Yao/Yang Po Han pada Indonesia Open di Istora Senayan Jakarta, Kamis (6/4/2024). Aaron Chia/Soh Wooi Yik menelan kekalahan dua set langsung dengan skor, 21-16 dan 21-14. TRIBUNNEWS/HERUDIN

Mantan jawara All England dan peraih perunggu Olimpiade, Lee, baru saja kembali ke BWF World Tour pada Januari 2026 lalu.

Ia sempat menepi cukup lama akibat dibekap cedera pergelangan kaki dan masalah punggung yang mengganggu performanya selama lebih dari setahun.

Soh Wooi Yik, yang memiliki hubungan persahabatan dengan Lee, menyambut sekaligus menaruh harapan besar agar kompatriotnya itu segera mencapai level permainan terbaiknya.

Baca juga: Performa Tak Kunjung Konsisten, Lee Zii Jia Didesak Cari Bantuan ke BAM Jelang Thomas Cup 2026

"Saya berharap dia menemukan kembali performa terbaiknya. Saya tidak tahu pasti bagaimana kondisi latihannya, namun saya harap dia bisa segera kembali (ke level puncak)," ujar Wooi Yik mengutip NST.

Soh menambahkan bahwa performa Lee di lapangan tidak perlu diragukan.

"Dia memiliki pengalaman dan potensi yang besar. Saya hanya mengharapkan yang terbaik untuknya," tambahnya.

Menghadapi kompetisi dengan tensi tinggi seperti Thomas Cup, Wooi Yik menekankan bahwa kunci utama keberhasilan tim adalah kemampuan untuk mengonversi peluang menjadi poin kemenangan.

Baginya, Thomas Cup adalah ajang pembuktian harga diri Malaysia di dunia bulu tangkis.

"Kami harus percaya diri dalam mengamankan poin. Ini adalah Thomas Cup; turnamen ini sangat penting bagi tim dan juga bagi saya pribadi," tutup Wooi Yik.

Sambutan Pelatih asal Denmark

Tak ketinggalan, Kenneth Jonassen turut menyambut hangat kembalinya Zii Jia ke lingkungan latihan nasional.

Baginya, integrasi pemain sekaliber Zii Jia memerlukan koordinasi yang matang agar atmosfer latihan tetap kondusif dan kompetitif.

lihat foto
JONASSEN - Mantan pelatih Viktor Axelsen, Kenneth Jonassen, dipinang oleh federasi badminton Malaysia (BAM) untuk melatih nomor tunggal putra.

"Kami memiliki beberapa hari khusus di mana dia (Zii Jia) akan bergabung dalam latihan kami untuk sesi match-play. Saya sangat menantikan kehadirannya di lapangan," ujar Jonassen dengan antusias.

Pelatih asal Denmark tersebut mengakui bahwa pengalaman internasional yang dimiliki Zii Jia adalah aset berharga.

"Dia adalah pemain kelas dunia yang sangat berpengalaman. Bersama pelatihnya, kami akan berkoordinasi bagaimana hal ini bisa sesuai dengan lingkungan latihan kami."

"Sehingga semua pemain mendapatkan apa yang mereka butuhkan untuk berkembang," tambahnya.

Meski demikian, Jonassen mengingatkan bahwa proses penyatuan Zii Jia ke dalam skema tim tidak akan terjadi secara instan.

Diperlukan komunikasi yang intens dan pemahaman atas tujuan bersama agar sinergi tim terbentuk dengan sempurna.

"Tidak ada yang dimulai dengan sempurna. Kami harus belajar dari sesi pertama ke sesi kedua, lalu meningkatkan kualitasnya langkah demi langkah."

"Ini adalah tentang memiliki tujuan yang sama dan memastikan lingkungan yang ada mendukung kemajuan semua orang," tegas Jonassen.

(Tribunnews.com/Niken)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.