Tak Mau Bebani Masyarakat, Wakil Bupati Serang Pilih Sulap Aset Tidur Jadi Sumber Uang Baru
Ahmad Tajudin April 01, 2026 02:07 PM

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang memilih strategi tidak biasa untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa membebani masyarakat, yakni dengan mengoptimalkan aset tidur atau aset daerah yang selama ini belum produktif.

Aset tidur (dead asset/idle asset) adalah harta benda, bangunan, tanah, atau sumber daya bernilai yang dimiliki individu/pemerintah namun tidak digunakan secara maksimal atau tidak menghasilkan pendapatan dalam jangka waktu tertentu. 

Wakil Bupati Serang, Najib Hamas, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyusun basis data lengkap terkait aset milik daerah sebagai langkah awal optimalisasi.

"Kami sedang menyusun database aset daerah. Banyak lahan tidur dan aset tidak bergerak yang bisa dikerjasamakan dengan pihak lain untuk menambah pemasukan daerah," ujar Najib saat di kantornya, Rabu, (1/4/2026).

Baca juga: Update Terbaru Harga BBM di Banten, Per Tanggal 1 April 2026

Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya proporsi belanja pegawai dalam APBD 2026 yang kini mencapai sekitar 34 persen, melampaui batas ideal 30 persen dari pemerintah pusat.

Alih-alih menaikkan pajak atau menambah beban masyarakat, Pemkab Serang justru memilih menggali potensi yang sudah ada.

"Kami tidak dalam konteks menambah beban masyarakat, tetapi mengoptimalkan potensi yang belum tergarap," tegasnya.

Selain optimalisasi aset, Pemkab Serang juga melakukan intensifikasi pada sektor pajak bumi dan bangunan (PBB).

Evaluasi telah dilakukan di 10 kecamatan, terutama yang mengalami perubahan tata ruang menjadi kawasan industri dan industri pengolahan.

Perubahan tersebut berdampak pada kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), yang secara otomatis meningkatkan potensi penerimaan pajak daerah.

Di sisi lain, peningkatan belanja pegawai tidak lepas dari kebijakan pengangkatan sekitar 6.000 P3K paruh waktu pada awal 2026, serta pemberian insentif bagi mereka.

Meski demikian, Najib memastikan seluruh hak pegawai tetap menjadi prioritas.

"Alhamdulillah, Januari hingga Februari 2026, hak ASN, TPP ASN, dan insentif P3K paruh waktu tetap aman," katanya.

Dengan berbagai strategi tersebut, Pemkab Serang menargetkan peningkatan PAD sebagai solusi untuk menyeimbangkan struktur anggaran, sekaligus menjaga kualitas pelayanan publik tanpa membebani masyarakat.
 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.