Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Fatimatuz Zahroh
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jumlah siswa asal Jawa Timur yang lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026 tercatat menjadi yang terbanyak secara nasional.
Total ada sebanyak 29.406 siswa asal Jatim yang dinyatakan lolos ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN), total 108.122 pendaftar.
Baca juga: Raperda Perlindungan Pendidik Jombang Digodok, Rumpi Soroti Efektivitas Satgas: Harus Melindungi
Diketahui posisi kedua ditempati Jawa Barat dengan 18.365 siswa diterima dari 130.373 pendaftar, disusul Jawa Tengah dengan 16.326 siswa diterima dari 99.825 pendaftar.
Selanjutnya, Sumatera Utara berada di posisi keempat dengan 13.136 siswa diterima dari 57.270 pendaftar, serta Aceh di posisi kelima dengan 8.589 siswa diterima dari 20.442 pendaftar.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan indikator kuat meningkatnya kualitas sumber daya manusia (SDM) di Jatim.
Serta bukti keberhasilan berbagai program peningkatan mutu pendidikan yang terus diupayakan.
"Alhamdulillah, Jatim terbanyak lolos SNBP 7 tahun berturut-turut. Ini adalah kabar yang sangat membanggakan dan harus kita syukuri. Kita dianugerahi anak-anak hebat di Jatim," katanya, Rabu (1/4/2026).
"Capaian ini tidak hanya mencerminkan prestasi siswa, tetapi juga menunjukkan upaya peningkatan kualitas pendidikan yang kita lakukan berjalan pada jalur yang tepat," ujar Khofifah.
Khofifah menjelaskan, jumlah pendaftar SNBP dari Jawa Timur mencapai 108.122 siswa, dengan tingkat penerimaan sebesar 27,20 persen.
"Alhamdulillah, Jawa Timur konsisten menjadi yang tertinggi tingkat kediterimaan melalui SNBP. Ini menunjukkan daya saing siswa kita sangat kuat di tingkat nasional," imbuhnya.
Hal ini, lanjut Khofifah, juga menjadi penegas bagi Jawa Timur sebagai barometer pendidikan.
Khofifah menilai, SNBP menjadi motivasi bagi siswa untuk terus meningkatkan prestasi akademik.
Ia juga menyebut strategi pemetaan yang dilakukan sekolah terbukti efektif dalam meningkatkan peluang kelulusan dalam SNBP.
"Pemetaan yang dilakukan sekolah mampu memberikan gambaran peluang, tingkat keketatan program studi, hingga perangkingan siswa. Ini menjadi kunci peningkatan penerimaan setiap tahun," katanya.
Oleh karena itu, Khofifah menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada para siswa dan guru atas capaian tersebut.
Tak lupa, ia juga berterima kasih kepada para wali murid yang ikut mendukung prestasi anak-anaknya.
"Terima kasih atas hasil belajar yang tekun para murid dan bimbingan para guru yang telah mempertahankan prestasi sehingga Jawa Timur kembali menjadi yang tertinggi dalam SNBP 2026 tujuh tahun berturut turut," ujarnya.
"Pada anak-anakku yang alhamdulillah bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi favorit, ini adalah awal dari perjalanan kalian."
"Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas akademik, tetapi juga memiliki keseimbangan karakter kuat."
"Raih semua cita-cita kalian, lalu kembali dan berikan kontribusi nyata bagi masyarakat," imbuhnya.