Waspada Kemarau 2026 Lebih Panjang dari Biasanya, Pati dan Rembang Bisa Capai 9 Bulan
muh radlis April 01, 2026 02:55 PM

 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejumlah wilayah di Jawa Tengah diperkirakan akan mengalami musim kemarau lebih panjang pada 2026.

Bahkan, durasi kemarau di beberapa daerah diprediksi mencapai hingga 8 sampai 9 bulan.

Berdasarkan data dari Stasiun Klimatologi Jawa Tengah, secara umum musim kemarau tahun ini berlangsung sekitar 16–18 dasarian atau setara 5–6 bulan.

Namun, terdapat wilayah tertentu yang mengalami kemarau jauh lebih lama hingga 25–27 dasarian.

Baca juga: "Tolong Dimakamkan Anakku" Geger Bayi Ditemukan Meninggal Terbungkus Plastik di Depan Masjid

 

Pati dan Rembang Berpotensi Alami Kemarau Terpanjang

Wilayah yang diprediksi mengalami kemarau paling panjang berada di sebagian Kabupaten Pati dan Rembang.

Durasi kemarau di daerah tersebut diperkirakan lebih panjang dibandingkan kondisi normal klimatologis, dengan selisih sekitar 1 hingga 3 dasarian.

Secara umum, awal musim kemarau di Jawa Tengah diprediksi dimulai pada Mei 2026.

Namun, beberapa wilayah diperkirakan mengalami kemarau lebih awal, yakni sejak April 2026.

Wilayah yang lebih cepat memasuki musim kemarau antara lain:

Rembang

Kepulauan Karimunjawa

Sebagian besar Pati dan Jepara

Sebagian wilayah Demak dan Blora

Sementara itu, beberapa daerah justru mengalami kemarau lebih lambat, diperkirakan mulai pertengahan Juni 2026, seperti:

Sebagian Banyumas

Purbalingga

Banjarnegara

Sebagian wilayah Brebes, Tegal, Pemalang, dan Kebumen

 

Daftar Wilayah dengan Kemarau Tersingkat

Selain wilayah dengan kemarau panjang, terdapat pula daerah yang mengalami musim kemarau relatif singkat, sekitar 10–12 dasarian.

Wilayah tersebut meliputi:

Kabupaten Purbalingga

Sebagian wilayah Brebes, Tegal, Pemalang, Kendal, dan Kebumen

Sebagian wilayah Pekalongan, Batang, dan Wonosobo

Sebagian besar Banyumas dan Banjarnegara

Sementara itu, sejumlah wilayah lain mengalami kemarau dengan durasi sedang hingga panjang, berkisar antara 13 hingga 18 dasarian, termasuk Kota Magelang dan sebagian wilayah Kabupaten Semarang serta sekitarnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.