Dini Hari Mencekam, Api Hanguskan Ruko dan Tewaskan 11 Orang
muh radlis April 01, 2026 02:55 PM

 

TRIBUNJATENG.COM - Tragedi kebakaran hebat mengguncang kawasan Jalan Sulawesi, Distrik Wamena Kota, Kabupaten Jayawijaya, Selasa dini hari (31/3/2026).

Sebanyak 11 orang dilaporkan meninggal dunia setelah terjebak dalam kobaran api yang melalap empat unit ruko pakaian.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 00.40 WIT itu diduga dipicu oleh korsleting listrik.

Selain menimbulkan korban jiwa, kebakaran juga menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp 6 hingga 10 miliar.

Kabid Humas Polda Papua, Cahyo Sukarnito, mengungkapkan bahwa sebagian besar korban tidak sempat menyelamatkan diri karena sedang tertidur saat api mulai membesar.

"Dari keterangan sejumlah saksi, pada saat kebakaran terjadi para penghuni ruko masih ketiduran yang menyebabkan mereka terjebak di lantai atas.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Pantura, Bus Graha Tirta Adu Banteng dengan Truk, Ayah dan Anak Meninggal Dunia

Untuk menyelamatkan mereka, warga terpaksa merusak teralis serta menggunakan tangga untuk menurunkan mereka," kata Cahyo saat memberikan keterangan di Mako Polda Papua, Selasa sore.

Upaya penyelamatan berlangsung dramatis. Warga bersama aparat berusaha mengevakuasi korban dengan peralatan seadanya.

Namun, material pakaian di dalam ruko membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan.

 

11 Korban Ditemukan

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.40 WIT setelah tim gabungan dari TNI-Polri, pemadam kebakaran, dan warga berjibaku selama hampir tiga jam.

Saat proses penyisiran dilakukan, petugas menemukan 11 korban dalam kondisi meninggal dunia di dalam bangunan yang hangus.

"Petugas menemukan 11 orang dalam kondisi meninggal dunia, sebagian besar berada di lantai dua bangunan.

Mereka diduga meninggal karena lemas kehabisan oksigen akibat asap dari kebakaran yang terjadi," jelas Cahyo.

Dari total korban, enam di antaranya merupakan orang dewasa dan lima lainnya anak-anak.

Adapun identitas 11 korban meninggal dunia tersebut terdiri dari enam dewasa dan lima anak-anak, yaitu: Aji Arman (50) Aji Hasma (40) Haji Faisal (41) Mirnawati (36) Haji Semma (60) Saldi (29) Amira (15) Khaerani (10) Aqila Almira (7) Malika (7) Najiha (2).

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh tim Inafis Polres Jayawijaya menguatkan dugaan bahwa kebakaran dipicu arus pendek listrik.

“Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi, kebakaran itu diduga terjadi karena korsleting listrik.

Salah satu warga yang diperiksa mengaku melihat percikan api sebelum kebakaran terjadi,” tambah Cahyo.

Seluruh korban diketahui berasal dari satu komunitas warga asal Sulawesi Selatan.

Dalam proses evakuasi, sebagian jenazah telah dipulangkan ke kampung halaman, sementara lainnya dimakamkan di TPU Sinakma, Wamena.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.