UGM Terima 2.836 Mahasiswa Baru Jalur SNBP 2026, Daftar Ulang Dilakukan 1–14 April 2026
Wahyu Gilang Putranto April 01, 2026 03:20 PM

TRIBUNNEWS.COM - Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima sebanyak 2.836 mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.

Hasil seleksi tersebut diumumkan pada Selasa (31/3/2026).

Sebagai salah satu perguruan tinggi negeri favorit di Indonesia, UGM kembali mencatat tingginya minat pendaftar.

Pada tahun ini, sebanyak 29.456 peserta mengikuti seleksi SNBP di UGM, dengan hanya 2.836 peserta yang dinyatakan lolos.

"Tahun ini UGM menerima 2.836 mahasiswa dari jalur SNBP," kata Wakil Rektor UGM Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Prof. Dr. Wening Udasmoro, dikutip dari siaran resmi di ugm.ac.id, Rabu (1/4/2026).

Ia menjelaskan, sejumlah program studi memiliki tingkat persaingan yang sangat ketat.

Pada kelompok saintek, Program Studi Kedokteran menjadi yang paling kompetitif dengan rasio keketatan mencapai 1:37.

Sementara itu, pada kelompok soshum, Program Studi Akuntansi mencatat rasio keketatan 1:25.

"Tingkat persaingan di dua prodi ini menunjukkan tingginya minat calon mahasiswa terhadap program studi unggulan sekaligus ketatnya persaingan untuk dapat diterima," jelasnya.

Tahap Registrasi SNBP 2026

Wening menyampaikan bahwa calon mahasiswa yang dinyatakan lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 di UGM wajib mengikuti proses registrasi sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

Baca juga: Cara Daftar Ulang SNBP 2026 di UGM, Catat Jadwal Registrasi dan Dokumen yang Disiapkan

Tahapan registrasi diawali dengan mengakses pengumuman resmi dan mengunduh formulir kelengkapan dokumen melalui laman admissions.ugm.ac.id.

Selanjutnya, peserta diminta melengkapi biodata serta mengunggah dokumen persyaratan secara daring melalui laman simaster.ugm.id mulai tanggal 1 April 2026 pukul 15.00 WIB sampai dengan 14 April 2026 pukul 15.00 WIB.

Setelah proses tersebut, peserta akan menunggu hasil verifikasi dokumen sekaligus penetapan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Peserta yang telah lolos verifikasi wajib melakukan pembayaran UKT, konfirmasi pembayaran, pengisian data kemahasiswaan, serta melengkapi administrasi lain seperti perlindungan kesehatan dan aktivasi akun mahasiswa.

"Tahap akhir registrasi ditandai dengan pencetakan bukti registrasi sebagai tanda resmi diterimanya calon mahasiswa di UGM," paparnya.

Bagi peserta yang belum lolos melalui jalur SNBP, UGM masih membuka peluang melalui jalur lain.

Total kuota penerimaan mahasiswa baru program sarjana dan sarjana terapan pada 2026 mencapai 9.403 kursi, yang dibagi melalui jalur SNBP, SNBT, dan Seleksi Mandiri.

"Kalau total, calon mahasiswa baru yang diterima untuk program Sarjana dan Terapan sebanyak 9.403 mahasiswa," ujarnya.

Adapun komposisi kuota penerimaan terdiri atas 30 persen melalui jalur SNBP, 30 persen melalui SNBT, dan 40 persen melalui Seleksi Mandiri.

Selain itu, UGM juga membuka jalur International Undergraduate Program (IUP) dengan kuota sebanyak 1.221 mahasiswa.

Baca juga: Peserta Tidak Lolos SNBP 2026 Masih Punya Kesempatan di UTBK-SNBT, Cek Aturan Terbarunya

Seperti diketahui, secara nasional, Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) menyampaikan jumlah peserta SNBP mencapai 806.242 siswa, meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Total peserta tersebut bersaing memperebutkan 189.017 kursi daya tampung yang tersedia di 146 perguruan tinggi negeri (PTN), yang terdiri atas PTN akademik, PTN vokasi, dan PTKIN.

Pada kelompok PTN akademik, jumlah pendaftar tercatat sebanyak 774.263 peserta dengan daya tampung 162.116 kursi.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 155.543 peserta dinyatakan lulus, dengan persentase kelulusan mencapai 20,09 persen.

Rincian kelulusan menunjukkan bahwa 142.212 peserta diterima pada pilihan pertama, sementara 13.331 peserta diterima pada pilihan kedua.

Selain itu, sebanyak 53.897 peserta yang diterima merupakan pendaftar KIP Kuliah, atau sekitar 19,67 persen dari total peserta yang lulus.

Sementara itu, pada PTN vokasi, jumlah pendaftar mencapai 77.256 peserta dengan daya tampung 26.929 kursi.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 23.438 peserta dinyatakan lulus, dengan tingkat kelulusan sebesar 30,34 persen.

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi SNBP.

Ia menegaskan bahwa jalur SNBP merupakan seleksi berbasis prestasi akademik yang mengedepankan rekam jejak siswa selama di sekolah.

"Kami mengucapkan selamat kepada peserta yang dinyatakan lulus melalui jalur SNBP 2026. Ini merupakan hasil dari kerja keras dan konsistensi selama menempuh pendidikan di sekolah. Bagi yang belum berhasil, masih tersedia kesempatan melalui jalur SNBT," ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa peserta yang telah dinyatakan lulus SNBP tidak diperkenankan mengikuti jalur seleksi lain pada tahun yang sama.

"Peserta yang telah dinyatakan lulus SNBP tidak dapat mengikuti jalur SNBT maupun seleksi mandiri. Oleh karena itu, kami mengimbau agar peserta yang lulus segera melakukan registrasi ulang di perguruan tinggi yang menerima sesuai jadwal yang ditetapkan," tegasnya.

(Tribunnews.com/Latifah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.