RSUD Undata Palu Siap Menuju Tipe A, Manajemen Fokus Pemetaan SDM dan Fasilitas
Fadhila Amalia April 01, 2026 03:29 PM

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi

TRIBUNPALU.COM, PALU - Manajemen RSUD Undata Palu mulai mematangkan langkah menuju peningkatan status menjadi rumah sakit tipe A.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Undata Palu, dr Nurlaela Harate, mengatakan pihaknya telah berkomitmen untuk melakukan pembenahan secara bertahap melalui perencanaan yang matang.

“Kami sudah berkomitmen bahwa kita ini mau bergerak maju ke tipe A. Saya sudah minta bagian perencanaan untuk memetakan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (1/4/2026).

Baca juga: Arahan Presiden, Bahlil Pastikan Stok BBM Melimpah dan Harga Bensin Tidak Naik

Menurutnya, pemetaan menjadi langkah awal yang krusial, terutama untuk mengetahui kebutuhan sumber daya manusia (SDM) dan sarana prasarana yang harus dipenuhi.

“Misalnya kalau tipe A ini, SDM kita butuh apa saja? Peralatannya apa saja yang diperlukan? Nah ini harus kita petakan dulu,” jelasnya.

Setelah proses pemetaan selesai, pihaknya menargetkan pada tahun depan mulai bergerak secara bertahap untuk memenuhi seluruh persyaratan menuju rumah sakit tipe A.

“Setelah dipetakan, tahun depan kita rencana bergerak ke tipe A. Ya bergerak pelan-pelan semaksimal mungkin,” katanya.

Ia menambahkan, hasil pemetaan tersebut juga akan menjadi dasar dalam mengajukan dukungan kepada pemerintah daerah, khususnya kepada gubernur.

Baca juga: Simpan 7 Paket Sabu, 2 Pria di Banggai Ditangkap Polisi

“Makanya kita letakkan dulu semuanya, supaya enak menghadap gubernur, apa saja yang perlu dilengkapi,” tambahnya.

Nurlaela menyebut, tidak menutup kemungkinan sebagian kebutuhan sudah terpenuhi dari kondisi yang ada saat ini.

“Bisa saja SDM yang sekarang sudah sesuai dengan persyaratan yang dibutuhkan, ya tinggal langsung ke tipe A. Makanya kita petakan dan rencanakan dulu,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap RSUD Undata Palu dapat menjadi rumah sakit rujukan utama di Sulawesi Tengah dengan status tipe A, sejalan dengan visi pembangunan daerah.

“Kita berharap sekelas rumah sakit rujukan utama di Sulteng bisa menjadi tipe A sesuai nawacita gubernur dan wakil gubernur,” tandasnya.

Namun demikian, ia mengakui bahwa untuk mencapai status tersebut, kebutuhan tenaga medis, khususnya dokter subspesialis, harus terpenuhi secara optimal.

Baca juga: Kondisi Insanul Fahmi Usai Dicerai Mawa, Pamer Tangan Berdarah, Ngaku Overstress

“Kalau kita berbicara soal tipe A, pasti kebutuhan dokter subspesialis dan lainnya harus terpenuhi. Contohnya untuk jantung saja, itu ada sekitar delapan subspesialis yang dibutuhkan dalam satu bidang,” pungkasnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.