Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Sebanyak 856 jemaah haji asal Kabupaten Ciamis dipastikan siap diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 2026.
Para jemaah tersebut tergabung dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 15 dan kloter 31.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Ciamis, H. Nana Supriatna, mengatakan keberangkatan kloter 15 dijadwalkan pada 2 Mei 2026, sedangkan kloter 31 akan berangkat pada 14 Mei 2026.
“Semua jemaah akan diberangkatkan melalui Bandara Kertajati,” ujarnya saat diwawancarai usai pembukaan bimbingan manasik haji di Gedung Islamic Center Ciamis, Rabu (1/4/2026).
Ia menjelaskan, sebelum keberangkatan, para jemaah telah mengikuti rangkaian bimbingan manasik (Bimsik), mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat kabupaten.
Baca juga: Herdiat Sunarya Pertimbangkan WFH untuk ASN, Dorong Gunakan Transportasi Umum
“Bimsik tingkat kecamatan sudah dilaksanakan di enam titik, dan sekarang masuk tahap Bimsik tingkat kabupaten yang diikuti 856 jemaah,” jelasnya.
Untuk tahun ini, terdapat perubahan skema keberangkatan, di mana jemaah haji asal Ciamis tidak lagi melalui embarkasi Bekasi, melainkan melalui Asrama Haji Indramayu.
Hal tersebut merupakan kebijakan dari pemerintah pusat dalam rangka mengoptimalkan operasional Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati.
“Kalau asrama haji sekarang di Indramayu, tidak ke Bekasi lagi,” katanya.
Selain itu, Nana mengungkapkan bahwa kuota awal jemaah haji sempat mengalami penurunan, dari sekitar 1.130 orang menjadi 710 orang.
Namun, adanya mutasi masuk atau cadangan membuat jumlah jemaah menjadi 856 orang.
“Memang sempat turun hampir 30 persen, tapi ada mutasi masuk sehingga totalnya kembali 856,” ungkapnya.
Dari sisi usia, jemaah haji tahun ini cukup beragam, dengan jemaah termuda berusia 17 tahun dan tertua mencapai 96 tahun.
“Yang paling muda 17 tahun dari Jatinagara, dan yang paling tua 96 tahun dari Cipaku,” katanya.
Ia pun mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan.
“Jaga kesehatan, jaga pola makan, dan kurangi aktivitas yang tidak perlu agar tetap fit,” pesannya.
Terkait kondisi global, termasuk isu konflik di Timur Tengah, Nana memastikan hingga saat ini situasi masih aman dan tidak berdampak pada jadwal keberangkatan.
“Dari informasi maskapai dan otoritas bandara, sampai hari ini masih aman,” pungkasnya.(*)