Bulog Tarakan Salurkan Bantuan Pangan, Per KK Terima 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Selama 2 Bulan
Junisah April 01, 2026 04:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN- Perum Bulog Cabang Tarakan mulai menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat, hari ini, Rabu (1/4/2026).Penyaluran perdana dilakukan di Kelurahan Pamusian dan akan berlanjut secara bertahap ke seluruh wilayah di Tarakan, Kalimantan Utara.

Kepala Perum Bulog Cabang Tarakan, Zamahsyari Afsolin, mengatakan bantuan pangan kali ini merupakan alokasi periode Februari–Maret 2026 dengan jumlah penerima yang meningkat signifikan.

“Untuk alokasi Februari-Maret ini, jumlah penerima bantuan pangan di Tarakan mencapai 30.369 penerima. Ini meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan alokasi sebelumnya pada Oktober-November,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penyaluran perdana hari ini dilakukan secara simbolis dan turut dihadiri Wakil Wali Kota Tarakan. Selanjutnya, distribusi akan dilakukan bertahap di seluruh kelurahan.

Baca juga: Stok Beras Bulog Tarakan Aman 6 Bulan ke Depan Tembus 1.400 Ton, MinyaKita Melimpah

“Penyaluran dilakukan di masing-masing kelurahan. Di Tarakan ada 20 kelurahan, jadi kita mulai dari hari ini dan akan bergilir sampai semua kelurahan terdistribusi,” jelasnya.

Program bantuan pangan ini, setiap penerima mendapatkan komoditas berupa beras dan minyak goreng. Namun khusus periode kali ini, bantuan disalurkan sekaligus untuk dua bulan.

“Untuk satu alokasi itu 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng. Karena ini langsung dua periode, Februari dan Maret, maka masyarakat menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” ungkap Zamahsyari Afsolin

Zamahsyari Afsolin menegaskan tidak ada penyaluran bantuan untuk Januari 2026. Kebijakan tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah pusat.

“Januari 2026 memang tidak ada penyaluran. Itu kebijakan dari pemerintah pusat,” katanya.

Baca juga: Bulog Salurkan Bantuan Pangan Beras dan Minyak, Tarakan Dapat Jatah 8.256 Penerima 

Terkait meningkatnya jumlah penerima, ia menyebut hal tersebut dimungkinkan karena ketersediaan stok beras nasional yang saat ini melimpah.

“Stok beras kita sangat cukup, bahkan lebih dari 4 juta ton. Kemungkinan pemerintah ingin mengoptimalkan agar lebih banyak masyarakat yang menerima manfaat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, data penerima bantuan mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dari Kementerian Sosial, sebagaimana periode sebelumnya.

“Bulog hanya menyalurkan sesuai data dari pemerintah pusat. Untuk mekanisme usulan dari daerah, itu bukan kewenangan kami,” jelasnya.

Lebih lanjut, Zamahsyari memastikan kualitas beras bantuan tetap terjaga dan setara dengan beras yang beredar di pasaran.

“Kualitas berasnya sama, hanya saja kemasannya khusus bantuan pangan. Kalau beras SPHP itu untuk dijual di pasaran umum,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa bantuan pangan yang diberikan tidak boleh diperjualbelikan oleh penerima.

“Baik beras maupun minyak goreng ini tidak diperkenankan untuk dijual kembali,” tegasnya.

Ke depan, Bulog berharap program bantuan pangan dapat terus berlanjut, meskipun keputusan tetap berada di tangan pemerintah pusat.

“Kami berharap bantuan ini bisa terus ada ke depannya, tapi tentu itu kebijakan pemerintah pusat,” pungkasnya.

Pendistribusian MinyaKita 02 01042026.jpg
PENYERAHAN BANTUAN PANGAN - Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is didampingi Kepala Perum Bulog Cabang Tarakan secara simbolis menyerahkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng alokasi Februari dan Maret, Rabu (1/4/2026).

Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is turut hadir secara simbolis menyerahkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng alokasi Februari dan Maret, Rabu (1/4/2026). 

Sebanyak 828 penerima manfaat menerima bantuan, dengan masing-masing mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Penyaluran bantuan ini dilaksanakan di Kantor Kelurahan Pamusian. 

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program pemerintah dalam mendukung swasembada pangan serta menjaga ketahanan pangan masyarakat di tengah berbagai tantangan. 

Pemerintah, lanjutnya, terus berupaya memastikan ketersediaan dan kemudahan akses terhadap kebutuhan pokok, termasuk bahan bakar minyak (BBM), dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat. 

Lebih lanjut, ia juga menyoroti kondisi global saat ini yang turut memunculkan berbagai informasi yang tidak benar di tengah masyarakat terkait kondisi dalam negeri. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya. 

Mengakhiri sambutannya, Wakil Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. 

“Mari kita jaga situasi agar tetap tenang dan aman di tengah situasi yang menantang ini, dukungan masyarakat sangat penting bagi pemerintah,” pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.