Hadapi Krisis Energi, Pemprov Riau Perketat Penggunaan Listrik dan BBM
Sesri April 01, 2026 04:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau mulai memperketat langkah penghematan energi di tengah dampak krisis energi global yang kian terasa.

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan bahwa penghematan listrik dan bahan bakar minyak (BBM) menjadi prioritas utama di lingkungan pemerintahan.

Salah satu langkah yang diterapkan adalah pengurangan penggunaan listrik di kantor-kantor pemerintah. Lampu diminta dimatikan saat tidak digunakan, terutama pada malam hari, kecuali untuk area penting seperti halaman luar.

“Lampu kalau malam matikan semua, kecuali di luar. AC juga dimatikan untuk menghemat energi,” tegasnya, Rabu (1/4/2026).

Baca juga: Pemprov Riau Bakal Terapkan WFH Setiap Jumat, BKD Siapkan Edaran Resmi ke Seluruh OPD

Tak hanya itu, penggunaan pendingin ruangan juga dibatasi pada hari kerja. ASN diminta tidak langsung menyalakan AC di pagi hari.

“Kalau pagi sebaiknya tidak usah pakai AC. Nanti siang baru dinyalakan kalau memang sudah panas,” ujarnya.

Upaya penghematan juga menyasar penggunaan BBM. Kendaraan dinas diminta tidak digunakan saat akhir pekan guna menekan konsumsi bahan bakar.

“Kendaraan dinas dari Jumat sampai Minggu sebaiknya dirumahkan,” katanya.

Selain itu, kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat turut diberlakukan sebagai strategi tambahan untuk mengurangi beban listrik di perkantoran.

Menurutnya, langkah ini penting agar pemerintah bisa menjadi contoh dalam menghadapi situasi krisis energi.


“Penghematan energi harus dimulai dari kita. Ini bentuk tanggung jawab kepada masyarakat,” tegasnya. 


(Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.