LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), selama kurang lebih sepekan terakhir menuai keluhan dari masyarakat.
Hingga kini, warga mengaku belum mendapatkan penjelasan yang jelas dan transparan terkait penyebab maupun estimasi pemulihan listrik secara normal di wilayah Daik dan Kecamatan Lingga sekitarnya.
Seorang pemuda Lingga, Rostami, mengatakan pemadaman terjadi secara bergilir bahkan dalam durasi yang cukup panjang setiap harinya.
Kondisi ini dinilai sangat mengganggu aktivitas masyarakat, mulai dari pekerjaan, usaha kecil, hingga kegiatan belajar anak-anak di rumah.
“Sudah hampir satu minggu seperti ini, tapi tidak ada penjelasan pasti. Kami hanya berharap ada kejelasan. Jangan dibiarkan masyarakat bertanya-tanya,” ujar Rostami kepada Tribunbatam.id, Rabu (1/4/2026).
Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, pemadaman listrik juga berdampak pada pelaku usaha kecil yang bergantung pada pasokan listrik, seperti pedagang makanan dan pemilik usaha rumahan.
Mereka pun mendesak pihak terkait, khususnya penyedia layanan listrik, untuk lebih terbuka dalam menyampaikan informasi.
Menurut Rostami, informasi yang disampaikan hanya keterangan pemeliharaan mesin PLTD, tidak dijelaskan secara rinci terkait pemeliharaan yang dilakukan.
“Kita minta disampaikan detail pemeliharaan yang terjadi, jadi sebagai konsumen kita mengetahui hal tersebut. Dan dapat mengantisipasi hal-hal ke depan yang akan terjadi,” katanya.
Ia berharap ada komunikasi yang lebih intensif, baik melalui media sosial resmi maupun pengumuman langsung di lingkungan setempat, terkait jadwal pemadaman, penyebab gangguan, serta langkah perbaikan yang sedang dilakukan.
Ditambah lagi sering terjadi penambahan waktu pemadaman listrik secara mendadak.
“Waktu pemadaman sering ada penambahan secara mendadak, sehingga kita tidak bisa mempersiapkan keperluan yang ada. Kita minta pihak PLN menyampaikan transparansi terkait hal ini,” tuturnya.
Dikonfirmasi terpisah, Manajer PLN ULP Dabo Singkep, membenarkan beberapa hari terakhir ada pemeliharaan mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Musai oleh pihaknya.
Kondisi ini memicu pemadaman listrik bergilir di Daik maupun Pulau Lingga sekitarnya.
Ia menginformasikan, saat ini PLTD Musai sedang mengalami defisit daya akibat ada gangguan teknis pada dua unit mesin pembangkit.
"Kondisi ini menyebabkan kami harus melakukan pemadaman bergilir guna menjaga kestabilan sistem dan meminimalisir dampak aktivitas pelanggan secara luas," ungkap Suheri via WhatsApp.
Ia menyebut update terbaru, satu unit mesin telah berhasil diperbaiki.
"Untuk proses perbaikan unit kedua terus dipercepat dengan mendatangkan tim teknis tambahan dari luar daerah yang saat ini sudah bekerja di lokasi," katanya.
Suheri menambahkan, estimasi defisit daya diperkirakan masih akan berlangsung selama beberapa hari ke depan hingga seluruh mesin kembali normal.
"Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan ini," tuturnya.
Pihaknya berharap partisipasi warga, untuk membantu menekan defisit daya dengan cara mematikan lampu dan alat elektronik yang tidak diperlukan, terutama pada Waktu Beban Puncak (WBP).
"Kontribusi kecil anda sangat berarti bagi kestabilan listrik kita bersama. Terima kasih atas pengertian dan kerja samanya," ujarnya. (Tribunbatam.id/Febriyuanda)