Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Detik-detik tragis dua mahasiswi Universitas Lampung (Unila) hanyut di kawasan wisata alam Wira Garden, Kelurahan Batu Putu, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung, Rabu (1/4/2026) siang.
Kedua korban diketahui bernama Fatmawati (23) yang berdomisili di Kampung Baru Universitas Lampung (asal Tulang Bawang Barat), dan Bunga (23), domisili Darul Huffaz, Pesawaran (asal Metro).
Peristiwa bermula sekitar pukul 13.30 WIB, saat empat mahasiswi berwisata ke Wira Garden yakni Fatmawati, Bunga, Rika dan Damai. Mereka sempat berselfie ria di atas batu yang berada di tengah aliran sungai.
Nahas, sekitar lima menit kemudian, kondisi air sungai tiba-tiba berubah drastis. Air sempat surut sejenak berubah menjadi banjir bandang dari hulu sungai.
Situasi tersebut membuat keempat mahasiswi panik. Dua korban lainnya, Rika dan Damai, berhasil menyelamatkan diri dengan melompat ke batu yang lebih tinggi.
Baca juga: Pencarian 2 Mahasiswi Hanyut di Sungai Batu Putu Bandar Lampung Dilanjutkan Besok
Sementara itu, Fatmawati dan Bunga sempat berusaha bertahan dengan berpegangan pada kayu di sekitar jembatan.
Bahkan, salah satu rekan mereka yang selamat sempat mencoba menolong dengan meraih tangan korban.
Namun derasnya arus sungai yang datang secara tiba-tiba membuat kedua korban tidak mampu bertahan.
Keduanya kemudian hanyut terbawa arus dan sempat terhantam material kayu balok yang ikut terbawa aliran air.
"Dua korban lainnya berhasil menyelamatkan diri, sedangkan dua korban terseret arus. Saat ini masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan.
Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran manual di bantaran sungai serta pemantauan di titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut.
Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan sungai, terutama saat cuaca tidak menentu, karena potensi banjir bandang dapat terjadi secara tiba-tiba tanpa tanda yang jelas.
Perkembangan pencarian kedua korban akan terus diperbarui seiring proses evakuasi yang masih berlangsung.
( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )