TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumatera Utara terus memperkuat sistem pembinaan atlet dengan menjalin kerja sama strategis bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Utara. Kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan klub Dispora VC sebagai salah satu sentra pembinaan bola voli di Sumatera Utara.
Ketua Umum PBVSI Sumut, Wiko Lovino Siregar, menyebut kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperluas jaringan pembinaan atlet voli, khususnya di sektor putra. Menurutnya, Dispora VC yang telah berdiri sejak 2021 memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih profesional.
“Dispora VC ini sebenarnya sudah berjalan sejak 2021, namun belum terlalu aktif. Karena itu, Kadispora mengajak kami dari PBVSI Sumut untuk ikut mengembangkan klub ini. Bagi kami, ini kesempatan yang sangat baik,” ujar Wiko kepada Tribun Medan, Rabu (1/4).
Ia menjelaskan, selama ini PBVSI Sumut telah memiliki beberapa sentra pembinaan, seperti tim voli putra di SMA Martabe Sipirok dan sektor putri melalui Akademi Sumut Falcons. Kehadiran Dispora VC diharapkan dapat melengkapi ekosistem pembinaan, khususnya untuk atlet putra.
Baca juga: PSMS Medan U-19 Hadapi PSIS di Laga Perdana EPA, Begini Kata Pelatih Kas Hartadi
Dengan dukungan penuh fasilitas dari Dispora Sumut, mulai dari gedung olahraga (GOR), lapangan terbuka, mess atlet hingga peralatan kebugaran, Dispora VC dinilai memiliki keunggulan dalam menunjang proses latihan yang lebih terstruktur dan profesional.
“Di sini kita bisa memaksimalkan pembinaan karena fasilitasnya lengkap. PBVSI Sumut akan mengelola dari sisi manajemen, termasuk penyediaan pelatih, atlet, hingga tim pemandu bakat. Nantinya, pemain-pemain potensial hasil seleksi akan kita arahkan untuk bergabung dan dibina di Dispora VC,” jelasnya.
Untuk meningkatkan kualitas pembinaan, PBVSI Sumut juga menunjuk pelatih berpengalaman, Rudi, sebagai ujung tombak program di Dispora VC. Rudi diketahui memiliki lisensi pelatih nasional, pengalaman di Pekan Olahraga Nasional (PON), serta pernah terlibat sebagai pelatih di ajang Proliga bersama klub Medan Falcons Tirta Bhagasasi.
Dengan rekam jejak tersebut, diharapkan program latihan di Dispora VC dapat berjalan lebih sistematis dan menghasilkan atlet berdaya saing tinggi. “Kalau pembinaan dilakukan dengan benar dan profesional seperti di Akademi Falcons, maka atlet-atlet dari Dispora VC ini akan menjadi kandidat kuat untuk bersaing di level nasional. Dari segi porsi latihan, kualitas pelatih, tentu akan berbeda dengan pembinaan biasa,” tambah Wiko.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Dispora VC juga akan dijadikan sebagai “satelit” pembinaan PBVSI Sumut sekaligus model percontohan bagi klub-klub voli lainnya di daerah.
PBVSI Sumut pun membuka peluang bagi masyarakat yang memiliki anak berbakat di bidang bola voli untuk bergabung. Terlebih bagi atlet dengan postur tubuh yang memenuhi standar, akan diarahkan untuk pembinaan jangka panjang menuju level nasional.
“Dengan jaringan yang kita miliki, atlet-atlet dari Dispora VC nantinya bisa kita kirim untuk magang atau berlatih di klub-klub elite di Indonesia. Harapan kita, ke depan Dispora VC bisa menjadi salah satu penyumbang atlet potensial untuk Sumatera Utara,” pungkasnya. (cr29/Tribun-Medan.com)