TRIBUNNEWS.COM – Persib Bandung terus memacu intensitas latihan demi menjaga asa meraih hattrick juara Super League 2025/2026.
Tim berjuluk Pangeran Biru tersebut saat ini masih kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 58 poin dari 25 pertandingan.
Keunggulan empat angka atas Borneo FC membuat Persib berada di posisi ideal, namun perjalanan menuju tangga juara masih jauh dari kata mudah. Sembilan laga tersisa akan menjadi penentu segalanya.
Dari sembilan pertandingan tersisa, Persib harus menjalani lima laga tandang dan empat pertandingan kandang.
Situasi ini jelas menjadi tantangan tersendiri, terutama karena sejumlah lawan yang dihadapi merupakan tim kuat.
Di laga tandang, Persib akan menghadapi tekanan besar saat bersua Dewa United FC, Bhayangkara FC, hingga duel panas kontra rival abadi Persija Jakarta.
Sementara di kandang, tantangan tak kalah berat menanti saat menjamu Bali United, Arema FC, dan PSIM Yogyakarta yang berpotensi merepotkan.
Pemain Persib, Dion Markx, mengungkapkan bahwa timnya tengah menjalani program latihan fisik dengan intensitas tinggi di bawah arahan pelatih fisik Miro Petric.
Ia bahkan menyebut latihan yang diberikan pelatih fisik Persib, Miro Petric terasa sangat berat, seolah menguras seluruh energi pemain.
“Kondisi saya bagus. Kami mendapatkan program dari Miro dan saya menjalaninya dengan disiplin,” ujar Dion, dikutip dari laman Persib.
“Sekarang Miro seolah ingin ‘membunuh’ kami dalam latihan karena kami akan menjalani sembilan pertandingan dalam waktu singkat. Kami harus kembali bugar sepenuhnya.”
Baca juga: Efek Irak Lolos Piala Dunia 2026, Persib Bandung Bakal Kantongi Rezeki Nomplok dari FIFA
Meski berat, Dion menilai program tersebut sangat penting untuk menjaga performa tim dalam fase krusial musim ini.
Persib akan memulai rangkaian sembilan laga penentuan dengan bertandang ke markas Semen Padang pada Minggu (5/4/2026) pukul 19.00 WIB.
Pertandingan ini menjadi langkah awal yang krusial untuk menjaga momentum sekaligus mengamankan posisi di puncak klasemen.
9 Laga Tersisa Persib:
Dengan jadwal padat, tekanan tinggi, serta kualitas lawan yang tidak bisa dianggap remeh, Persib dituntut tampil konsisten di setiap pertandingan.
Jika mampu melewati fase krusial ini dengan hasil positif, peluang Persib untuk mencetak hattrick gelar juara akan semakin terbuka lebar.
Namun satu hal yang pasti, sembilan laga ke depan bukan hanya soal taktik, melainkan juga ujian mental, fisik, dan kedalaman skuad bagi Pangeran Biru.
Gelandang Persib, Marc Klok turut menambahkan bahwa target utama di sisa musim ini adalah menyapu bersih poin di setiap laga.
Menurutnya, konsistensi di sisa putaran kedua ini akan menjadi kunci utama bagi Persib untuk mencapai target besar di akhir musim.
"Setiap pertandingan harus mendapat tiga poin, setiap pertandingan itu membuat kami lebih dekat dengan target. Saya punya pengalaman dua musim terakhir dengan situasi begini, pelatih juga," kata Marc Klok.
(Tribunnews.com/Ali)