Pertamina Minta Maaf dan Pastikan Tanggung Jawab Terkait Kebakaran SPBE di Bekasi
Joseph Wesly April 02, 2026 02:50 PM

 

Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra

TRIBUNBEKASI.COM, MUSTIKA JAYA- Pertamina Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menyampaikan permohonan maaf terkait peristiwa kebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi.

Permohonan maaf itu disampaikan oleh Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Regional JBB, Susanto August Satria.

Susanto mengatakan permohonan maaf itu ditunjukan kepada para korban dan khalayak luas.

"Pertamina Patra Niaga Regional Jawa bagian Barat menyampaikan mohon maaf atas insiden yang terjadi, insiden di SPBE yang merupakan mitra dari Pertamina, kami mohon maaf," kata Susanto, Kamis (2/4/2026).

Berkaitan kejadian itu, Susanto memastikan Pertamina akan bertanggung jawab sepenuhnya, diantaranya terhadap perawatan para korban yang dirawat di Rumah Sakit (RS).

Tidak hanya itu, Pertamina juga akan bertanggung jawab atas kerusakan sejumlah bangunan berupa rumah warga di sekitar lokasi kejadian.

Guna merealisasikan tanggung jawab itu, Pertamina akan terlebih dahulu melakukan pendataan.

"Sudah pasti perawatan korban itu Pertamina itu tanggung jawab, lalu untuk kerusakan rumah ini kan harus dilihat dulu, kami harus bekerja sama sama pemerintah setempat mungkin ada RT, RW, lurah, untuk mengirim identifikasi dan kami juga akan lihat kerusakannya seperti apa," jelasnya.

Baca juga: 5 Jam Berjibaku dengan Api, Kebakaran di SPBE Cimuning Bekasi Padam 

Baca juga: Ada 12 Orang Korban Kebakaran SPBE di Cimuning Bekasi, Alami Luka Bakar hingga 70 Persen

Seperti diketahui, kebakaran itu mengakibatkan sejumlah orang menjadi korban.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun pihaknya hingga Kamis (2/4/2026) sekira pukul 01.38 WIB, jumlah korban mencapai 12 orang.

"Korban masih dilakukan pendataan. Sementara ini data di kami ada 12 orang, dan itu sudah dibawq tersebar di beberapa Rumah Sakit (RS)," kata Kusumo di lokasi, Kamis (2/4/2026).

Kusumo menjelaskan, para korban diketahui mengalami luka bakar akibat peristiwa tersebut.

"Rata-rata mengalami luka bakar sekitar 60-70 persen untuk para korban," jelasnya.

Kusumo menuturkan, selanjutnya para korban diarahkan pihaknya untuk sementara mengungsi di posko.

"Yang jelas ini kan ada posko, nanti dicatat oleh pihak relevan semua kerugian seperti apa, yang utama adalah keselamatan warga sekitar. Karena kami lihat banyak warga yg terdampak di sekitar," tuturnya. (M37)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.