SURYA.CO.ID JEMBER- Tim SAR Gabung terus melakukan pencarian jazad Muhammad Sefa Yusuf (21) yang hanyut di Pantai Pasir Putih Malikan (Papuma) Jember, Jawa Timur, Kamis (2/4/2026).
Wisatawan asal Cianjur tersebut hanyut di Pantai Selatan Pulau Jawa itu, sajak Sabtu (28/3/2026) ketika puncak hari libur lebaran Idul Fitri.
Pada hari ke enam pencari Tim SAR Gabung menggunakan drone Senkom untuk mendeteksi wajah korban di area tempat pertama kali hanyut di Pantai Selatan Jember.
"Pencarian dilakukan oleh tiga Sru, untuk Sru 3 melakukan pencarian dengan menggunakan drone milik Senkom," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edy Budi Susilo.
Sementara untuk dua sru lainnya, kata dia, melakukan pencarian dari permukaan pantai mengunakan perahu karet milik Basarnas.
Baca juga: Pencarian Wisatawan Hilang di Pantai Papuma Jember Berlanjut, Ombak Tinggi Jadi Kendala
"Sebagian personel juga melakukan pencarian melalui jalur darat," kata Edy.
Menurutnya, area pencarian laut pun juga diperluas hingga di perairan Pantai Cangaan Desa Sabrang Kecamatan Ambulu Jember.
"Kondisi hujan ringan di area laut dan gelombang ombak setinggi 5-2 meter cukup menggangu proses pencarian. Hingga sekarang korban belum berhasil di temukan," imbuh Edy.
Hasil kordinasi Tim Sar Gabungan, Edy mengungkapkan pencarian terhadap jasad ini dihentikan, karena kondisi cuaca tidak memungkinkan untuk diteruskan .
"Selanjutnya di lakukan pemantauan selama 2 hari ke depan," ulasnya.
Baca juga: Santap Ketupat di Pantai Papuma Jember Bareng Keluarga Sambil Nikmati Keindahan Laut Selatan
Berdasarkan keterangan para saksi, kata Edy, korban memakai baju hitam dan celana pendek abu-abu ketika terseret ombak di Pantai Papuma Jember.