TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sejumlah pedagang pasar tradisional di Kota Pekanbaru belum mendapat pasokan Minyakita hingga, Kamis (2/4/2026).
Kondisi ini sudah berlangsung selama satu pekan belakangan.
Penelusuran Tribunpekanbaru.com, kelangkaan Minyakita terjadi di Pasar Arengka dan Pasar Simpang Baru Panam.
Banyak dari pedagang mengaku masih menanti pasokan baru minyak goreng murah itu.
Mereka mengaku terpaksa menaikkan harga lantaran pasokan Minyakita belum ada. Harga jual Minyakita pun naik menjadi Rp 17.000 per liter.
Baca juga: Pedagang Harian di Pekanbaru Akui Stok Minyakita Menipis, Sudah Dua Bulan Tidak Masuk
Padahal Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita berkisar Rp 15.700 per liter.
Seorang pembeli, Rina terpaksa membeli Minyakita lantaran harganya masih lebih miring dibanding minyak goreng kemasan lainnya.
"Ya sudah, walau harganya naik, tetap lebih murah dibanding minyak goreng lain," akunya kepada Tribunpekanbaru.com.
Wanita berkerudung itu tidak ragu meminta satu pedagang di Pasar Arengka untuk membungkus Minyakita.
Tapi ia tetap berharap harga Minyakita kembali normal.
Sementara itu, satu pedagang sembako di pasar tersebut, Dewi mengaku belum mendapat pasokan Minyakita selama satu pekan belakangan.
Ia menyebut jadwal pengiriman pasokan dari distributor belum ada kejelasan.
"Pasokan kami belum ada dikirim dalam minggu ini," jelasnya.
Para pembeli banyak yang membeli Minyakita di kios miliknya.
Ia menyampaikan bahwa kebutuhan Minyakita sehari mencapai 50 karton.
"Akhir bulan kemarin sempat dapat, tapi cuma 30 karton," ujarnya.
(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)