Sepasang Remaja di Kebumen Disiram Warga Karena Tidur Berpelukan di Musala: Kini Wajib Lapor
Erik S April 02, 2026 04:36 PM

TRIBUNNEWS.COM, KEBUMEN -  Sepasang remaja disiram warga karena tidur dalam posisi berpelukan di sebuah musala di kawasan Pantai Logending Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2026).

Remaja perempuan tersebut diketahui berinisial D (18) sementara laki-laki berinisilal L (20) 

Aksi penyiraman remaja tersebut menjadi viral di media sosial.

Kejadian itu pertama kali diketahui warga sekitar yang curiga ada sepeda motor terparkir di depan musala.

Warga lantas melaporkan kejadian itu ke petugas angkatan laut dan polairud. 

Sepasang remaja itu lantas dibangunkan dengan cara disiram air.

Warga setempat, Darmono menyampaikan, merasa curiga ketika pulang ke rumah ada dua sepeda motor terparkir di depan musala.

Lokasi musala di kawasan wisata Logending Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen
Lokasi musala di kawasan wisata Logending Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2026)

Kecurigaan itu bukan tanpa alasan lantaran musala dekat rumahnya itu kerap digunakan anak-anak muda untuk nongkrong.

"Saya penasaran, saya cek masuk ternyata di situ ada tiga anak. Laki-laki dua, cewek satu. Yang satu tidur menghadap ke barat membelakangi yang dua, yang satu cewek, satu cowok tidur berpelukan," katanya kepada Tribunjateng.com.

Warga sekitar beserta petugas Polairud dan  TNI AL serta penjaga wisata lantas membangunkan remaja itu.

Ketiganya lantas diminta membersihkan musala sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Setelah itu, terangnya, ketiga remaja dibawa ke Polairud.

Menurutnya kejadian itu dapat menjadi edukasi bagi para orang tua khususnya yang memiliki anak remaja agar lebih memberikan pengawasan kepada anak-anaknya terkait pergaulan.

Wajib Lapor

Kapolsek Ayah, AKP Diyono menyampaikan, pasca kejadian itu ketiganya kemudian dibawa ke polsek untuk dilakukan pembinaan dan diminta membuat surat pernyataan untuk tidak melakukan kejadian itu lagi.

Ketiganya diketahui dari perjalanan kemudian mampir ke musala untuk istirahat.

"Mampir ke mushola bertiga, ternyata ketiduran," katanya saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Kamis (2/4/2026).

Dia menuturkan, telah dilakukan klarifikasi terhadap yang bersangkutan di polsek. Selain itu pihak keluarga serta pemerintah desa setempat telah dihadirkan ke polsek.

"Yang bersangkutan wajib lapor untuk pembinaan," terangnya.

Dalam rangka mengantisipasi kejadian serupa akan lebih digiatkan patroli di lokasi rawan serta kerja sama dengan polairud, dan pengelola wisata.

Ia menjelaskan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan terhadap ketiga remaja yang terlibat, tidak ditemukan adanya perbuatan asusila seperti yang ramai diperbincangkan di media sosial.

Baca juga: Cerita Mudik Pekerja Pabrik: 12 Hari di Kebumen, Tiket Balik Lebih Murah!

“Tidak ada hubungan intim. Mereka hanya tidur dan kebetulan dalam posisi berpelukan,” ujar Diyono.

Awal mula kejadian

Menurutnya, kejadian itu bermula ketika tiga remaja, dua laki-laki dan satu perempuan, datang ke kawasan Pantai Logending.

Setelah beraktivitas di area pantai, mereka merasa kelelahan dan memutuskan untuk beristirahat di dalam musala.

Saat itu, kondisi cuaca disebut sedang hujan, sehingga ketiganya memilih berteduh di tempat ibadah tersebut.

Namun karena kelelahan, mereka justru tertidur hingga pagi hari dan tidak menyadari situasi sekitar.

“Mereka itu kecapekan, habis dari pantai. Karena hujan, akhirnya istirahat di mushala dan ketiduran sampai pagi dan bangun kesiangan,” jelasnya.

Ketiga remaja tersebut kemudian ditemukan warga sekitar dalam kondisi tertidur pada pagi hari, sekitar pukul 09.00 WIB. Warga yang melihat kejadian itu merasa geram karena menganggap tindakan tersebut tidak pantas dilakukan di tempat ibadah.

 

dan

Sepasang Remaja Asal Kebumen Viral Tidur Sambil Pelukan di Mushola Dikenakan Wajib Lapor

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.