Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MALTENG, TRIBUNAMBON.COM - Seleksi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Hari Ulang tahun (HUT) RI ke 81 di Kabupaten Maluku Tengah tahun 2026 resmi berlangsung.
Pendaftaran online seleksi Paskibra resmi ditutup pada 13 Maret 2026, dimana lebih dari 300 siswa berpartisipasi.
Demikian dikatakan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Maluku Tengah, Johanes Noya, Kamis (2/4/2026).
Para siswa melakukan pendaftaran online melalui link yang disebar di kecamatan-kecamatan dan juga sekolah menengah atas (SMA) se-Kabupaten Maluku Tengah.
"Proses seleksi paskibraka telah dilakukan sejak beberapa waktu lalu, tahap pertama pendaftaran online, lewat link yang telah dibagikan ke tingkat kecamatan maupun ke sekolah," jelas Johanes Noya.
Baca juga: Proses Pembongkaran Lapak di Pasar Batu Merah, Aktifitas Lalu Lintas Normal
Baca juga: 2 Kali Mengadu, Pedagang Pasar Gumumae Kecewa Tuntutan Tak Direalisasi DPRD
Pendaftaran online resmi ditutup per 13 Maret 2026, dimana sebanyak 300 lebih siswa mendaftarkan diri mereka. Setelah itu, berkas para pendaftar diperiksa kembali, hingga terseleksi 200 lebih siswa.
"Yang melengkapi seluruh berkas pendaftaran," imbuh Noya.
Tahap lanjutan ialah seleksi administrasi yang diikuti oleh 200 lebih siswa. Dari seleksi ini Kesbangpol akan menyeleksi hingga memperoleh 100 peserta.
Selanjutnya 100 peserta akan mengikuti serangkaian tes, yakni, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensi Umum (TIU).
"Dari 100 orang ini kemudian pada waktunya di bulan April ini kita akan melakukan seleksi fisik, tes wawasan kebangsaan (TWK) dan tes intelegensi umum (TIU). Tes ini apabila ada peserta yang nilainya dibawa skor maka dinyatakan gugur," imbuhnya.
Noya memastikan transparansi Seleksi Paskibra, ia memastikan tak ada satupun nama titipan.
"Seleksi ini dipastikan tidak ada titipan," tegas Noya.
Setelah melalui serangkaian tes tersebut, para peserta akan mengikuti tes kesehatan, tes fisik, dan tes parade.
"Dan setelah itu masuk ke tes kesehatan, fisik dan tes parade. Tes ini diawasi langsung oleh dokter atau tenaga kesehatan yang ditunjuk Dinas Kesehatan Maluku Tengah, sementara tes parade dan fisik dilakukan oleh personil TNI Dan Polri," pungkas Noya.
Hingga akhirnya terpilihlah 34 siswa Paskibra yang bakal didiklat pada 31 Juli 2026.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, tahun ini tak ada seleksi Paskibra untuk dikirim ke tingkat provinsi maupun tingkat nasional. Hal tersebut dikarenakan oleh efisiensi anggaran.(*)