Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Mengenakan rompi bertuliskan "Mau Kaya Jangan Jadi Polisi, Karena Polisi Itu Pengabdian", Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, menyampaikan peringatan keras kepada seluruh peserta seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 agar tidak tergiur janji kelulusan dari calo.
Pesan tegas itu disampaikan saat memimpin pengambilan sumpah dan penandatanganan Pakta Integritas yang diikuti 1.213 peserta di Gedung Plaza Presisi Tantui, Ambon, Selasa (31/3/2026).
“Jangan percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan. Seleksi ini murni berdasarkan kemampuan peserta,” tegasnya.
Wakapolda menekankan, praktik percaloan masih menjadi ancaman serius dalam proses rekrutmen.
Karena itu, ia meminta peserta dan orang tua tidak mudah terpengaruh oleh oknum yang mengatasnamakan pihak tertentu.
Menurutnya, segala bentuk janji kelulusan dengan imbalan tertentu merupakan penipuan yang tidak hanya merugikan peserta, tetapi juga mencederai integritas institusi.
“Tidak ada jalan pintas. Yang menentukan kelulusan adalah kemampuan dan hasil yang dicapai peserta sendiri,” ujarnya.
Baca juga: Wakapolda Maluku Tegaskan Seleksi Polri 2026 Harus Bersih dari KKN: Yang Lulus Harus Kompeten
Baca juga: 1.213 Peserta Ikuti Pakta Integritas Seleksi Polri 2026 di Polda Maluku, Didominasi Bintara
Dari total 1.213 peserta, seleksi didominasi oleh calon Bintara/Brigadir dengan jumlah mencapai 1.068 orang. Rinciannya sebagai berikut:
-Akpol: 71 peserta (62 pria, 9 wanita)
-Bintara/Brigadir: 1.068 peserta (895 pria, 173 wanita)
-Tamtama: 74 peserta (seluruhnya pria)
Untuk memastikan tidak ada celah kecurangan, Polda Maluku menerapkan sistem pengawasan berlapis. Pengawasan internal dilakukan oleh Itwasda dan Bidpropam.
Sementara pengawasan eksternal melibatkan Ombudsman, Mafindo, unsur media, Dinas Pendidikan, hingga Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Ambon.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat transparansi serta mencegah praktik percaloan yang kerap meresahkan masyarakat.
Dengan peringatan tegas tersebut, Polda Maluku berharap seluruh peserta dapat fokus pada kemampuan diri dan mengikuti proses seleksi secara jujur.
Komitmen ini sekaligus menjadi upaya nyata untuk melahirkan anggota Polri yang profesional, berintegritas, dan sejalan dengan semangat Polri Presisi.(*)