Tabung Gas LPG 3 Kg Kembali Langka di Tuban, UMKM Terancam Tak Bisa Jualan
Eko Darmoko April 02, 2026 07:00 PM

Laporan Muhammad Nurkholis

SURYAMALANG.COM, TUBAN - Kelangkaan tabung gas LPG 3 Kg kembali terjadi di Kabupaten Tuban.

Kondisi ini mulai dirasakan sejumlah pelaku UMKM, bahkan dampak dari kelangkaan tersebut, para pedagang terancam menghentikan aktivitas jualannya.

Salah satu yang terdampak adalah Muhammad Syahrul Febry (20), penjual gorengan tahu walik di Jalan Ronggolawe, Kelurahan Ronggomulyo, Kecamatan Tuban.

Ia mengaku sudah dua hingga tiga hari terakhir merasakan kesulitan mendapatkan tabung gas LPG 3 Kg.

“Stok elpiji saat ini susah sekali, Mas. Dari kemarin belum dapat,” ujar Febry saat ditemui SURYAMALANG.COM, Kamis (2/4/2026).

Lebih lanjut Febry menjelaskan, dirinya sudah berupaya mencari tabung gas LPG 3 Kg ke sejumlah tempat, namun hasilnya nihil.

Bahkan, ia harus mencari hingga ke luar kecamatan, tetapi tetap tidak menemukan stok.

Baca juga: Tak Dibelikan Honda PCX, Pemuda di Tuban Tega Menganiaya Ayah Kandung

“Sudah nyari ke mana-mana, kosong semua. Nyari juga agak jauh sampai luar kecamatan, tapi tetap tidak ada,” imbuhnya.

Dengan adanya kelangkaan tabung gas LPG 3 Kg tentu berdampak terhadap usahanya.

Pasalnya, gas elpiji menjadi kebutuhan utama dalam menjalankan usaha gorengan. Jika tidak ada elpiji tentu isaha ini tidak dapat berjalan.

“Kalau tidak ada gas ya tidak bisa jualan,” bebernya.

Diketahui, dalam sehari jualan, Febry bisa menghabiskan satu tabung gas LPG 3 Kg.

Dan saat ini, ia hanya memiliki satu tabung tersisa yang ia gunakan untuk jualan hari ini.

Ia mengaku jika hingga besok tidak mendapatkan elpiji, maka usahanya terancam berhenti.

“Kalau besok tidak dapat elpiji, terancam tidak jualan, cabang satunya juga gak jualan karena gak dapat elpiji,” ucapnya.

Febry berharap pemerintah dan pihak terkait segera menambah pasokan elpiji 3 kilogram agar para pedagang kecil tidak kesulitan menjalankan usaha.

“Harapannya stoknya di banyakan, supaya pedagang lain juga tidak kesulitan mencari elpiji,” pungkasnya.

Baca juga: Mencekik Ibunya, Remaja ODGJ di Jember Dipasung Keluarga Selama 1,5 Bulan, Kini Dibebaskan Dinsos

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.