SURYA.CO.ID, GRESIK - Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim) pada Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
Sebanyak 1.008 siswa dari berbagai SMA dan SMK di seluruh wilayah Gresik, dinyatakan lolos masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur prestasi tersebut.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Kabupaten Gresik, Eko Agus Suwandi, memberikan apresiasi tinggi atas capaian ribuan pelajar ini.
Menariknya, hasil SNBP tahun ini menunjukkan tren unik di mana sekolah-sekolah yang berada di wilayah luar perkotaan atau 'pinggiran' justru mendominasi daftar kelulusan.
Eko Agus Suwandi menyebutkan bahwa fenomena ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas pendidikan di Kabupaten Gresik sudah mulai merata dan tidak lagi berpusat di kota.
"Capaian ini menunjukkan pemerataan kualitas pendidikan semakin baik. Sekolah di pedesaan terbukti mampu bersaing dengan sekolah perkotaan," ujar Eko, Kamis (2/4/2026).
Berdasarkan data resmi dari Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, berikut adalah 10 besar sekolah dengan jumlah siswa terbanyak yang lolos SNBP 2026:
Keberhasilan ini, menurut Eko, tidak lepas dari sinergi antara kerja keras siswa, dedikasi para guru serta dukungan penuh dari orang tua murid.
Sebagai informasi, SNBP adalah jalur seleksi masuk PTN yang menitikberatkan pada nilai rapor dan prestasi akademik maupun non-akademik siswa selama di sekolah menengah.
Setiap sekolah memiliki kuota siswa eligible yang berbeda-beda, tergantung pada akreditasi sekolah masing-masing.
Tingginya angka kelulusan di SMK Negeri 1 Cerme dan SMAN 1 Kedamean, menunjukkan efektivitas strategi bimbingan konseling di sekolah-sekolah tersebut dalam mengarahkan pemilihan program studi yang tepat bagi siswa.
Bagi para siswa yang dinyatakan lolos SNBP 2026, sangat disarankan untuk segera melakukan proses verifikasi data dan daftar ulang di PTN masing-masing.
Satu hal penting yang perlu diingat adalah, siswa yang sudah lolos SNBP tidak dapat mendaftar kembali pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT).
"Gunakan kesempatan emas ini sebaik mungkin, karena ini adalah langkah awal menuju masa depan yang lebih baik," tutup Eko Agus Suwandi.