Jelang Badminton Asia Championships 2026, Prediksi Pahit Sektor Putri baik Tunggal Maupun Ganda
Amalia Husnul A April 04, 2026 01:19 AM

 

TRIBUNKALTIM.CO - Laga Badminton Asia Championships (BAC) 2026 akan segera digelar mulai pekan depan, Selasa (7/4/2026).

Jelang BAC 2026, publik badminton Tanah Air sulit berharap pada tim putri Indonesia baik di sektor tunggal maupun ganda.

Melihat persaingan di tunggal maupun ganda putri, prediksi jelang BAC 2026 wakil Indonesia bakal kesulitan bersaing.

Laga Badminton Asia Championships (BAC) 2026 akan digelar di Qingdao, China 7-12 April 2026. 

Baca juga: Persiapan Alwi Farhan Jelang Badminton Asia Championships 2026, Singgung Persaingan Tunggal Putra

Event Badminton Asia Championships 2026 adalah turnamen kontinental Asia yang setara dengan turnamen BWF World Tour Super 1000 ini.

Turnamen BAC 2026 bakal menjadi panggung pembuktian bagi para pebulu tangkis terbaik Benua Kuning. Namun, bagi tim bulu tangkis Indonesia, turnamen ini membawa beban berat.

Di balik kejayaan sektor putra, ada luka lama yang belum sembuh dari sektor ganda putri dan tunggal putri.

30 Tahun Paceklik Gelar 

Ganda putri Indonesia mengalami paceklik gelar yang sangat panjang selama 30 tahun.

Sedikit kembali ke tahun 1996 sebenarnya menjadi tahun emas bagi delegasi Indonesia di BAC.

Kala itu, pasukan Garuda tampil moncer dengan mengamankan empat gelar juara.

Selain Finarsih/Eliza dari ganda putri, Indonesia berjaya lewat Jeffer Rosobin (tunggal putra), Ade Sutrisna/Candra Wijaya (ganda putra), dan Tri Kusharjanto/Lili Tampi (ganda campuran).

Sayangnya, setelah momen manis tersebut, estafet juara di ganda putri terputus. Kondisi ini bahkan lebih tragis di sektor tunggal putri.

Paceklik gelar di nomor ini jauh lebih pelik, yakni sejak tahun 1991 setelah Yuliani Sentosa naik podium utama.

Hingga memasuki edisi 2026, kedua sektor ini masih berjuang keras hanya untuk sekadar menembus partai puncak.

Ujian Berat Putri KW

Meski ada Thalita Ramadhani Wiryawan yang berjuang dari kualifikasi namun tumpuan tunggal putri Indonesia di BAC 2026 kini masih sepenuhnya bergantung di pundak Putri Kusuma Wardani.

Setelah Gregoria Mariska Tunjung berkutat dengan Vertigo, Putri KW menjadi tumpuan tunggal putri.

Sementara belum ada pelapis dari tunggal putri yang moncer.

Begitu juga Thalita yang sempat masuk skuad Indonesia di Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026.

Namun sebagai tunggal pertama, dari empat kali dimainkan Thalita belum satu kalipun menyumbang poin untuk Indonesia.

Fakta ini membuat Putri KW, menjadi satu-satunya harapan Merah Putih di BAC 2026.

Namun, melihat peta persaingan, jalan Putri KW menuju takhta juara diprediksi akan menemui jalan buntu.

Meskipun dalam drawing Putri KW berada di bagan bawah dan terhindar dari unggulan pertama An Se-young, rintangannya tetap terjal.

Ia sudah ditunggu oleh tembok besar seperti Wang Zhi Yi dan Akane Yamaguchi.

Secara peringkat dan rekor pertemuan, Putri KW masih kerap kelimpungan meladeni kedigdayaan rival-rivalnya tersebut.

Mengharap keajaiban dari Putri KW untuk mengakhiri puasa gelar 35 tahun tunggal putri rasanya menjadi ekspektasi yang terlampau berat.

Tipisnya Harapan Ganda Putri

Nasib ganda putri Indonesia pun tidak kalah nelangsa.

Walaupun Indonesia mengirimkan amunisi lebih banyak seperti Tiwi/Fadia, Ana/Trias, hingga Rachel/Febi, peluang untuk melaju jauh terasa sangat tipis.

Dominasi pasangan Asia Timur, terutama China, masih menjadi momok menakutkan.

Pasangan peringkat satu dunia, Liu Sheng Shu/Tan Ning, menjadi favorit kuat juara BAC 2026.

Statistik mencatat, wakil terbaik Indonesia saat ini, Ana/Trias, pun masih tak berkutik dalam dua pertemuan terakhir di BWF World Tour 2026 melawan pasangan China tersebut.

Kesenjangan level permainan dan mentalitas menjadi faktor utama mengapa utusan Indonesia diprediksi akan sulit mengimbangi kecepatan dan kekuatan Liu/Tan.

Dengan realitas statistik di lapangan, misi memutus paceklik 30 tahun di ganda putri tampaknya masih harus tertunda.

Badminton Lovers Indonesia hanya bisa berharap para srikandi Indonesia mampu memberikan kejutan luar biasa di BAC 2026 nanti.

Baca juga: Jadwal Badminton Asia Championships 2026, Sabar/Reza Ungkap Persaingan Ganda Putra dan Target

(Tribunnews.com/Niken)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.