Walaupun sama-sama sehat, beberapa makanan dan minuman ternyata tak ideal dikonsumsi bersamaan. Perhatikan daftarnya agar tak salah makan!
Cara mengombinasikan makanan ternyata memiliki peran penting yang sering diabaikan. Padahal bisa memengaruhi bagaimana tubuh mencerna dan menyerap nutrisi.
Tanpa disadari, beberapa kebiasaan makan sehari-hari justru bisa memicu gangguan pada sistem pencernaan. Kombinasi makanan tertentu dapat membuat proses cerna menjadi lebih berat.
Bahkan memicu gejala yang tidak nyaman seperti kembung, lemas, hingga gangguan metabolisme. Hal ini yang harus diperhatikan ketika hendak mengombinasikan makanan dengan minuman atau makanan lainnya.
Berikut ini 7 kombinasi makanan dan minuman yang tak disarankan, dilansir dari May My Genome:
Buah asam seperti lemon tidak disarankan dikonsumsi bersama susu. Foto: Julia Zolotova/Unsplash
|
1. Susu dan Buah Asam
Minum susu lalu makan buah asam seperti jeruk atau nanas tidak disarankan. Asam dari buah dapat membuat susu menggumpal di dalam perut.
Efek dari kombinasi makanan ini ialah memperlambat pencernaan dan menyebabkan kembung atau gangguan lambung. Sebagai alternatif, konsumsi buah secara terpisah atau pilih buah manis jika ingin dipadukan dengan susu.
2. Susu dan Ikan
Kombinasi ini sering dianggap tabu dalam Ayurveda. Susu memiliki sifat dingin, sedangkan ikan bersifat panas.
Perbedaan ini dapat mengganggu keseimbangan tubuh dan memicu masalah seperti alergi atau gangguan kulit. Untuk menjaga pencernaan tetap optimal, sebaiknya beri jeda waktu beberapa jam antara konsumsi keduanya.
3. Yogurt dan Buah
Meski terlihat sehat, campuran yogurt dan buah ternyata perlu diperhatikan. Terutama jika dipadukan dengan buah yang memiliki karakter rasa asam.
Kombinasi ini dapat meningkatkan fermentasi dalam perut. Jika ingin mengonsumsi yogurt, sebaiknya tambahkan rempah seperti jahe atau kayu manis agar lebih mudah dicerna.
4. Pisang dan Susu
Smoothie pisang dan susu memang populer. Namun menurut Ayurveda atau sistem pengobatan holistik yang berkembang di India, kombinasi ini tergolong berat dan sulit dicerna.
Efeknya bisa menciptakan rasa lelah, produksi lendir berlebih, hingga gangguan pencernaan. Alternatifnya, gunakan susu nabati atau tambahkan rempah untuk membantu proses pencernaan.
5. Kacang dan Keju
Baik kacang maupun keju, keduanya merupakan sumber protein yang cukup berat bagi sistem pencernaan. Jika dikonsumsi bersamaan, dapat menyebabkan pencernaan bekerja terlalu keras.
Gejala seperti perut terasa penuh, kembung, dan tidak nyaman. Lebih baik mengombinasikan kacang dengan sayuran atau biji-bijian agar lebih ringan dicerna.
Menurut Ayurveda, madu tidak boleh dicampur ke dalam makanan atau minuman panas. Foto: Detikfood
|
6. Madu dan Makanan Panas
Ayurveda menyarankan untuk tidak mencampur madu dengan makanan atau minuman panas. Pemanasan yang terjadi pada madu dapat mengubah sifatnya menjadi berbahaya bagi tubuh dan mengganggu metabolisme.
Sebaiknya madu dikonsumsi dalam kondisi hangat atau suhu ruang agar manfaatnya tetap optimal. Madu juga boleh dikonsumsi sebagai pengganti pemanis, tetapi memerhatikan suhu makanan atau minumannya penting untuk dilakukan.
7. Susu dan Makanan Asin
Mengonsumsi susu bersamaan dengan makanan asin juga tidak dianjurkan. Kombinasi ini dianggap dapat mengganggu keseimbangan kimia dalam tubuh dan memperlambat proses pencernaan.
Untuk hasil terbaik, konsumsi susu secara terpisah dari makanan utama. Daripada susu, minum air mineral 30 menit sebelum dan setelah makan jauh lebih disarankan untuk efek hidrasinya.
Baca juga:







