Awas Macet! Proyek Rp17,5 Miliar Tutup Jalan Gombel Lama Semarang Hingga 7 Bulan
muh radlis April 04, 2026 02:14 PM

 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kabar penting bagi pengguna jalan di Kota Semarang.

Ruas Jalan Gombel Lama di kawasan Tinjomoyo, Banyumanik, akan ditutup total mulai 20 April 2026 seiring dimulainya proyek perbaikan besar-besaran akibat kerusakan yang terus berulang.

Balai Besar Penanganan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY memastikan proyek rekonstruksi ini dilakukan untuk mengatasi masalah tanah bergerak yang selama ini menjadi penyebab utama kerusakan jalan di jalur penghubung vital antara Semarang atas dan Semarang bawah.

Proyek dengan nilai anggaran sekitar Rp17,5 miliar tersebut ditargetkan berlangsung selama tujuh bulan sejak dimulai pada pertengahan April 2026.

"Proyek Gombel Lama dikerjakan mulai tanggal 20 April, bakal memakan waktu selama tujuh bulan," terang Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 BBPJN Jateng-DIY, Alfan Noor Rizal saat dihubungi Tribunjateng.com, Jumat (3/4/2026).

Rekonstruksi jalan akan difokuskan pada dua titik utama yang mengalami kerusakan paling parah.

Titik pertama memiliki panjang patahan sekitar 18 meter, sedangkan titik kedua mencapai lima meter.

Meski dilakukan perbaikan besar, lebar jalan tetap dipertahankan, yakni sekitar 10,5 meter.

Fokus utama proyek ini adalah memperbaiki struktur jalan yang mengalami ambles.

Baca juga: Antrean Ramai Meski Diterpa Isu, Pembeli Kue Gambang Johar: Unik, Cocok Jadi Oleh-oleh

"Fokusnya pada rekonstruksi jalan yang ambles, ada dua titik cukup parah rusak,” paparnya.

Dalam pengerjaannya, BBPJN akan menggunakan metode khusus mengingat kondisi tanah yang rawan pergerakan.

Teknologi bore pile dengan kedalaman hingga 28 meter akan diterapkan, ditambah penggunaan mini pile untuk memperkuat struktur jalan.

"Perbaikan menggunakan bore pile dengan kedalaman sekitar 28 meter ditambah plus mini pile untuk lokasi jalannya," jelasnya.

Setelah tahap perbaikan struktur selesai, jalan akan dilapisi aspal setebal total 10 sentimeter.

Pelapisan dilakukan dalam dua tahap, yakni AC-BC setebal 6 sentimeter dan AC-WC setebal 4 sentimeter.

Namun, untuk bagian yang mengalami longsor, akan dilakukan penyesuaian teknis agar permukaan jalan tetap nyaman dilalui kendaraan.

"Bagian yang longsor ketebalannya berbeda agar tetap smooth saat pengendara melintas,” ujarnya.

Proyek Gombel Lama sendiri merupakan bagian dari paket besar peningkatan jalan jalur Semarang–Bawen–Salatiga–Sruwen yang memiliki total anggaran mencapai Rp181,8 miliar dengan durasi pengerjaan hingga dua tahun.

Khusus untuk ruas Gombel Lama, pengerjaan ditargetkan rampung dalam waktu tujuh bulan.

Selama proses perbaikan berlangsung, arus lalu lintas di Jalan Gombel Lama akan ditutup sepenuhnya.

Pengguna jalan akan dialihkan ke Jalur Gombel Baru dengan skema contra flow atau dua arah untuk mengurangi kemacetan.

"Kami akan close traffic, hal ini sudah dikonsultasikan dengan Satlantas Polrestabes Semarang dan Dishub Semarang," tambahnya. (Iwn)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.