TRIBUNMANADO.CO.ID- Sejumlah wilayah merasakan getaran gempa bumi yang terjadi di wilayah Sulawesi Utara, Sabtu 4 April 2026, pukul 17.34 WIB.
Wilayah yang merasakan diukur dengan skala MMI.
Kepulauan Talaud skala III-IV.
Baca juga: Gempa Bumi Magnitudo 6.2 di Sulawesi Utara Baru Terjadi, Info BMKG Tak Berpotensi Tsunami
Naha III-IV dan Manado pada skala MMI II-III.
BMKG mencatat gempa terjadi di 89 kilometer Barat Laut Pulau Karatung, Sulut.
Kekuatan gempa magnitudo 6.2.
Titiknya pada kedalaman 31 kilometer.
Berada pada 4.90 lintang utara dan 126.29 bujur timur.
Meski demikian, gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.
Penumpang Kapal di Sangihe Berhamburan
Gempa bumi tiba-tiba mengguncang kawasan Pelabuhan Nusantara Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sabtu (4/4/2026).
Getaran yang dirasakan cukup kuat membuat warga dan aktivitas di sekitar pelabuhan sontak panik. Sejumlah warga terlihat berlarian keluar dari area pelabuhan untuk mencari tempat aman.
“Saya kaget sekali, tiba-tiba tanah terasa goyang. Orang-orang langsung lari keluar,” ujar salah satu warga di lokasi.
Suasana di pelabuhan sempat kacau, dengan penumpang dan pedagang berhamburan menyelamatkan diri.
Hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait kerusakan maupun korban akibat kejadian tersebut.
Pihak berwenang masih melakukan pemantauan dan mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Berikut adalah deskripsi singkat skala MMI berdasarkan panduan BMKG: BMKG +2
I MMI: Tidak terasa.
II MMI: Dirasakan sedikit orang, benda ringan bergoyang.
III MMI: Terasa nyata dalam rumah, seperti truk lewat.
IV MMI: Banyak orang terbangun, gerabah pecah, jendela berderik.
V MMI: Hampir semua penduduk terasa, benda besar bergoyang, plester dinding retak.
VI MMI: Semua terkejut dan lari keluar, kerusakan ringan.
VII MMI: Bangunan konstruksi baik rusak ringan, cerobong asap retak.
VIII MMI: Bangunan tidak kuat rusak berat, dinding lepas dari rangka.
IX MMI: Kerusakan serius, struktur bangunan miring dan hancur.
X MMI: Rel lengkung, tanah terbelah, bangunan runtuh.
XI MMI: Hampir semua bangunan hancur total, jembatan rusak berat.
XII MMI: Kehancuran total, pemandangan hancur total, benda terlempar.