Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alisan Lasande
TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Kasus campak belakangan diwaspadai daerah.
Di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah pencegahan, pengendalian, dan surveilans dilakukan.
Kepala Dinas Kesehatan Banggai, Nurmasita Datu Adam mengakui terjadi peningkatan kasus campak saat ini.
Baca juga: Okin Jujur Akui Sempat Lalai Nafkah Anak, Kini Beberkan Alasan Jual Rumah, Bantah Tuduhan Rachel
Tapi, belum terlihat di kecamatan seluruh Banggai.
"Belum ada laporan peningkatan kalau Kabupaten Banggai," katanya, Minggu (5/3/2026).
Sebagai langkah pencegahan, Tenaga kesehatan (Nakes) melakukan vaksinasi di Posyandu.
Menyasar bayi dan balita agar terhindar dari campak.
Salah satunya terlihat dari petugas Puskesmas Simpong turun langsung, Sabtu (4/4/2026).
Nakes juga datang langsung ke rumah rumah penduduk.
Tujuannya untuk mengetahui sumber penularan, memantau penyebaran kasus.
Selain vaksinasi, petugas surveilans juga melaksanakan penyelidikan epidemiologi campak.
Baca juga: Pemkot Palu Buka Ruang Dialog untuk Tampung Aspirasi dan Kritik Warga
Puskesmas Simpong menyebutkan imunisasi campak lengkap terdiri dari tiga dosis.
Dosis pertama untuk usia sembilan bulan, kedua usia 18 bulan, ketiga kelas 1 SD (saat BIAS). (*)