Duka Istri Serka Anumerta Nur Ichwan Tak Kuasa Menangis Bersimpuh di Samping Makam sang Suami 
Kharisma Tri Saputra April 05, 2026 02:32 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM - Suasana duka saat proses pemakaman Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Dharmoloyo, Kota Magelang, pada Minggu (5/4/2026) pagi diwarnai isak tangis oleh sang istri.

Kepergian Serka Ichwan meninggalkan duka yang mendalam bagi sang istri, Hana Dita Anjani (26), yang tampak hadir di pemakaman.

Hana Dita tak bisa menahan air matanya yang membasahi pipinya.

Setelah proses pemakaman selesai, Hana bersimpuh di samping pusara sang suami.

Matanya sembab dan tatapannya kosong.

Dia terus mengelus foto sang suami yang dipasang di atas pusara.

Sementara itu, sejumlah kerabat berusaha untuk menenangkan Hana.

Adapun proses pemakaman Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan di TMP Giri Dharmoloyo, Kota Magelang, dipimpin langsung oleh Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.

Baca juga: Momen Prabowo Cium Anak Serka Anumerta Ichwan saat Hormat di Depan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur

Pemakaman Serka M. Nur Ichwan dihadiri oleh sejumlah jajaran anggota TNI, kerabat, dan warga yang ingin memberikan penghormatan terakhir untuk pahlawan perdamaian dunia tersebut.

Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan gugur dalam tugas saat menjadi pasukan perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon.

Minggu pagi, almarhum dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Giri Dharmoloyo, Kota Magelang, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya.

Momen Prabowo Cium Anak Serka Ichwan

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memberikan penghormatan kepada tiga jenazah di ruang persemayaman Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Sabtu (4/4/2026).

Pantauan Tribunnews di lokasi, Prabowo tiba sekitar pukul 18.45 WIB. Kepala negara tampak mengenakan jas serta peci hitam. Tiba di ruang persemayaman, Presiden langsung menyalami keluarga Kopda Anumerta Farizal Romadhon.

Mantan Menteri Pertahanan itu tampak menyalami seorang ibu serta seorang perempuan yang duduk sambil menangis.

Prabowo lalu memberikan hormat tepat di depan foto dan peti jenazah almarhum yang dibalut bendera Merah Putih.

Setelah itu, Presiden kemudian menyalami keluarga dari Mayor Anumerta Zulmi Aditya Iskandar. Prabowo menyalami seorang ibu dan seorang perempuan yang duduk di samping peti jenazah.

Kepala Negara juga kemudian memberikan hormat tepat di depan foto dan jenazah almarhum.

Setelah itu Presiden kemudian menyalami keluarga dari Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan. Presiden menyalami seorang ibu dan seorang perempuan yang menggendong bayi.

Bahkan Presiden mencium kening bayi tersebut. Setelah itu Presiden memberikan hormat tepat di depan foto dan jenazah almarhum.

Kemudian Presiden menyalami kerabat para almarhum yang duduk di sisi kanan jenazah. Presiden juga mencium kepala salah seorang anak di deretan keluarga tersebut.

Pesan Terakhir Serka Ichwan

Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan (25), anggota TNI yang gugur saat bertugas menjadi pasukan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), sempat berkirim pesan kepada istrinya, Hana Dita Anjani (26), pada malam hari sebelum peristiwa terjadi.

Pesan itu menjadi pesan terakhir Serka Anumerta Ichwan kepada istri tercintanya. Sang istri, Hana Dita Anjani, pun menceritakan isi pesan sang suami malam itu.

“Beliau sempat mengirim pesan panjang, berisi ucapan terima kasih karena saya sudah menjadi istri dan ibu. Mungkin itu salah satu tanda,” kata Hana Dita Anjani saat diwawancarai di rumahnya di Dusun Deyangan, Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan.

Ia pun tidak menyangka pertemuannya di bulan Agustus 2025 lalu menjadi pertemuan terakhirnya.

"Kemarin sempat pulang 3 minggu saat saya melahirkan anak pertama dan harusnya masa tugas suami saya berakhir di bulan April ini namun diperpanjang satu bulan dan rencana kembali lagi pada bulan Mei," ujarnya.

Gugur dalam Misi Perdamaian

Adapun ketiga prajurit yang gugur adalah almarhum Mayor Inf (Anm.) Zulmi Aditya Iskandar, almarhum Serka (Anm.) Muhammad Nur Ichwan, dan almarhum Kopda (Anm.) Farizal Romadhon, yang tergabung dalam Kontingen Garuda UNIFIL.

Ketiga prajurit gugur dalam dua insiden berbeda saat menjalankan tugas di Lebanon di bawah mandat PBB. Insiden tersebut terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik di wilayah tersebut.

Pemerintah Indonesia menyampaikan duka mendalam atas gugurnya para prajurit serta menegaskan komitmen untuk terus mendorong investigasi atas insiden yang menimpa pasukan perdamaian.

Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan dukacita mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tengah menjalankan tugas dalam misi perdamaian di Lebanon.

Pernyataan tersebut disampaikan saat prosesi penghormatan terakhir kepada tiga jenazah prajurit TNI di ruang VIP Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, yang berlangsung dengan suasana penuh duka dan khidmat.

“Kami mengucapkan dukacita yang sedalam-dalamnya bagi keluarga yang ditinggalkan. Semoga arwah para kusuma bangsa ini diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan keluarganya diberikan kesehatan serta kesabaran dalam menghadapi musibah ini,” ujar Menlu Sugiono, Sabtu (4/4/2026).

Menlu menegaskan, Pemerintah Indonesia melalui Perwakilan Tetap di New York juga telah meminta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menggelar rapat darurat. “Kita mengutuk keras serangan terhadap penjaga perdamaian dan menuntut dilakukan investigasi menyeluruh,” tegas Menlu.

Ia menjelaskan, pasukan perdamaian memiliki mandat menjaga stabilitas, bukan melakukan operasi tempur. “They are peacekeeping, not peacemaking. Mereka tidak diperlengkapi untuk operasi ofensif, sehingga harus ada jaminan keamanan bagi para prajurit penjaga perdamaian,” jelasnya.

Lebih lanjut, Indonesia juga mendorong PBB untuk melakukan evaluasi terhadap sistem perlindungan pasukan penjaga perdamaian. “Kita meminta PBB untuk mengevaluasi keselamatan prajurit penjaga perdamaian, khususnya di UNIFIL,” kata Menlu.

Menutup pernyataannya, Menlu kembali menyampaikan dukacita dan harapan agar para prajurit yang gugur mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.

“Sekali lagi, kami menyampaikan dukacita yang sedalam-dalamnya. Semoga arwah yang gugur diterima di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran,” katanya.

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.