SURYA.CO.ID, SURABAYA - Tren kendaraan elektrifikasi terus meroket di Indonesia, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap mobil yang efisien dan ramah lingkungan.
Kini, Toyota New Veloz Hybrid EV menjadi pusat perhatian berkat teknologi hybrid modern yang mengusung sistem pengisian baterai otomatis atau self charging.
Auto2000 mulai gencar memberikan edukasi mengenai komponen vital pada mobil hybrid ini, terutama peran baterai tegangan tinggi dalam menekan konsumsi bahan bakar secara signifikan.
Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, mengungkapkan bahwa pemahaman teknologi sangat krusial agar pengguna bisa memaksimalkan efisiensi kendaraan.
"Toyota New Veloz Hybrid EV menggunakan baterai lithium-ion berukuran kompak dengan kapasitas sekitar 0,7 kW, yang mampu menghasilkan tenaga hingga 80 PS pada motor listrik. Perpaduan mesin bensin dan motor listrik mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar hingga sekitar 40 persen, dibanding model non-hybrid," ujarnya, Senin (6/4/26).
Uniknya, posisi baterai diletakkan di bawah jok penumpang depan, sehingga tidak memangkas ruang kabin maupun kapasitas bagasi yang menjadi keunggulan mobil keluarga.
Berbeda dengan mobil listrik murni, Veloz Hybrid EV menggunakan self charging system yang mengisi daya baterai secara otomatis saat mobil melaju.
Energi listrik didapatkan melalui proses regenerative braking, deselerasi, serta saat kendaraan melewati jalanan menurun.
Teknologi ini memastikan pengguna tidak perlu repot mencari stasiun pengisian daya (SPKLU), sehingga tetap praktis digunakan di wilayah yang minim infrastruktur listrik.
"Selain itu, pengguna tidak perlu khawatir, karena tersedia layanan darurat yang siap membantu ketika terjadi kendala di perjalanan," imbuh Nur Imansyah Tara.
Meski memiliki baterai besar, mobil ini tetap dilengkapi aki 12 volt standar untuk menyuplai kelistrikan lampu, audio, hingga sistem ECU kendaraan.
Berdasarkan data industri, Toyota Veloz merupakan model backbone yang kini ditransformasi ke teknologi hybrid untuk mendukung target netralitas karbon pemerintah Indonesia.
Penggunaan platform DNGA (Daihatsu New Global Architecture) pada Veloz, memungkinkan integrasi sistem hybrid yang lebih ringan dan efisien secara biaya produksi.
Hingga tahun 2026, Toyota diprediksi akan terus memperluas jajaran hybrid pada segmen MPV untuk mendominasi pasar otomotif nasional yang mulai beralih dari mesin bensin murni.
Agar performa baterai tetap optimal dalam jangka panjang, pemilik kendaraan disarankan melakukan beberapa langkah sederhana berikut:
Sebagai bentuk jaminan, Toyota memberikan garansi baterai hybrid hingga 8 tahun atau 160.000 km guna memberikan rasa aman bagi para pemiliknya.
"Dengan teknologi hybrid yang semakin mudah digunakan, masyarakat kini memiliki pilihan kendaraan ramah lingkungan tanpa perlu khawatir soal pengisian daya baterai. Mobil hybrid pun menjadi salah satu langkah menuju mobilitas masa depan yang lebih hemat energi dan berkelanjutan," tutup Nur Imansyah Tara.