TRIBUN-MEDAN.com - Satu unit truk tak kuat menanjak mengakibatkan kecelakaan di Jalan Ngawi-Ngrambe, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Minggu (5/4/2026).
Tiga kendaraan yang berada di belakang truk terkena dampak parah hingga satu pengendara tewas.
Truk tersebut dikemudikan Agus Suanto (43) warga Desa Pondok Jagung, Kecamatan Serpong, Kabupaten Tangerang.
Kemudian mobil Suzuki Escudo nomor polisi AB 1720 JP, dikemudikan Sudarwoko (72), warga Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi.
Serta sepeda motor Honda Beat tanpa nopol dikemudikan Zhydan Daffu Rhaditya (19), warga Desa Tawangrejo, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, berboncengan dengan Amelia Ayudia Azizah, asal Desa Nagri Kaler, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Dalam video amatir yang beredar di media sosial, pengguna jalan dan masyarakat setempat dikejutkan dengan salah satu korban kecelakaan.
Posisi korban tergeletak di jalan raya memicu terjadinya kepadatan arus lalu lintas.
Baca juga: Jaksa Kejati Sumut Hadirkan 4 Saksi Ahli di Perkara Korupsi Penjualan Aset PTPN ke Ciputra Land
Baca juga: VIRAL Menu MBG: Nasi, Tempe 1 Iris, Tepung Goreng, dan 4 Buah Kelengkeng
Kasatlantas Polres Ngawi AKP Yuliana Plantika menjelaskan, semula Truk Isuzu Elf melaju dari arah barat ke timur, searah di belakangnya terdapat mobil Suzuki Escudo dan Sepeda Motor Honda Beat tanpa nopol.
“Menurut keterangan saksi yang ada di TKP, pada saat jalan menanjak Truk Isuzu Elf tidak kuat menanjak, karena kurang hati - hatinya dan jarak sudah dekat sehingga terjadi tabrak belakang,” jelas AKP Yuliana, Senin (6/4/2026) dikutip dari TribunJatim.com.
Truk Isuzu Elf berjalan mundur hingga mengenai bagian depan mobil Suzuki Escudo, serta bodi depan Sepeda Motor Honda Beat tanpa plat.
“Kejadian tersebut mengakibatkan kerusakan pada kendaraan. Korban pengendara sepeda motor mengalami luka - luka dan meninggal dunia di TKP,” bebernya.
Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi tiba di lokasi melaksanakan Olah TKP, melakukan pengaturan arus lalu lintas, meminta keterangan saksi, hingga mengamankan kendaraan sebagai barang bukti penyelidikan lebih lanjut.
“Selanjutnya korban dibawa ke RSUD dr Soeroto Ngawi untuk dimintakan perawatan dari Dokter,” tandas AKP Yuliana.
Baca juga: Bantah Tak Responsif, Kapolsek Belawan Sebut Personel Sudah di Lokasi Tawuran Sejak Pukul 01.00 WIB
Baca juga: TNI dan Pemkab Langkat Bangun Jembatan Gantung Penghubung Desa Sepanjang 40 Meter di Kuala
(*/tribun-medan.com)