BANGKAPOS.COM, BANGKA --
Daya tampung sekolah tingkat menengah atas di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 mencapai 27.864 siswa.
Jumlah tersebut terdiri dari 13.284 kursi untuk SMA, 11.340 untuk SMK, dan 3.240 untuk Madrasah Aliyah (MA). Dengan kapasitas tersebut, seluruh lulusan SMP sederajat di Bangka Belitung dipastikan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Sedangkan untuk daerah yang paling besar daya tampungnya yakni 6.660 Kabupaten Bangka, 4.752 Kota Pangkalpinang, 3.780 Kabupaten Bangka Tengah, 3.744 Kabupaten Bangka Barat, 3.636 Kabupaten Bangka Selatan, 3.024 Kabupaten Belitung dan 2.268 Kabupaten Belitung Timur.
Jumlah daya tampung tersebut masih lebih besar, dibandingkan jumlah lulusan SMP Negeri dan Swasta yang pada 2026 diperkirakan lulusannya mencapai 26.017 siswa.
Untuk lulusan SMP sederajat paling banyak di Kabupaten Bangka 6.240, Kota Pangkalpinang 4.527, Kabupaten Bangka Tengah 3.559, Kabupaten Bangka Barat 3.410, Kabupaten Bangka Selatan 3.344, Kabupaten Belitung 3.007 dan Kabupaten Belitung Timur 1.930 lulusan.
"Jadi kalau kita total untuk daya tampung kita tahun ini lebih kurang 27.864 siswa, sementara lulusan kita secara keseluruhan itu ada 26.017 siswa. Artinya dengan lulusan yang ada dengan daya tampung yang tersedia, seluruh siswa bisa tertampung untuk melanjutkan ke sekolah yang lebih tinggi lagi dari SMP dan sederajatnya," ujar Kepala Balai Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan (BTIKP) Provinsi Bangka Belitung, Sukinda.
Lebih lanjut untuk satuan pendidikan di 2026 untuk SMA dan SMK Negeri terdapat 82 sekolah, lalu SMK Negeri dan Swasta yakni 58 sekolah sedangkan Madrasah Aliyah Negeri dan Swasta di Provinsi Bangka Belitung terdapat 37 sekolah.
"Jadi secara keseluruhan satuan pendidikan yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini ada lebih kurang yaitu 177 sekolah, yang bisa menampung anak kita di tahun ini untuk masuk ke jenjang menengah," tuturnya.
Sementara itu Sukinda mengungkapkan untuk daya tampung SPMB 2026-2027, mengalami peningkatan dibandingkan dengan daya tampung pada SPMB 2025/2026.
"Untuk SPMB 2025 itu daya tampung SMA dan SMK 25.012 siswa, sedangkan yang diterima yakni 20.355 siswa. Sisa dari penerimaan di SMA dan SMK ini mereka memilih yaitu di sekolah pendidikan agama di madrasah ataupun di pondok pesantren ataupun lembaga lainnya untuk yang tahun kemarin," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)