Pemerintahan Prabowo Lewat Purbaya: Stabilitas Ekonomi Indonesia Terjaga walau Terdampak Eskalasi
Tribun-video April 06, 2026 08:42 PM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUN-VIDEO.COM - Pemerintahan Prabowo Subianto lewat Menteri Keuangan RI (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan respons terbaru, yang terkait dengan konflik Timur Tengah.Di mana mengklaim bahwa stabilitas ekonomi Indonesia tetap terjaga walau turut terdampak eskalasi global.Mengutip Tribunnews pada (6/4), hal ini diutarakan oleh Purbaya saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/4/2026).Purbaya menyatakan bahwa jika pengelolaan APBN tidak dilakukan dengan baik, maka Indonesia berpotensi mengalami nasib serupa dengan negara-negara di sekitarnya yang telah menghadapi perlambatan ekonomi signifikan."Jadi kalau kita tidak memanage (APBN) itu dengan baik, kita mungkin nasibnya akan sama dengan negara sekeliling kita yang sudah mengalami mungkin pelambatan ekonomi yang signifikan," kata Purbaya saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/4/2026).Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut terjadi karena negara-negara tersebut terpaksa menaikkan harga atau mengalami keterbatasan pasokan BBM, sementara Indonesia dikliamnya masih relatif stabil."Karena mereka terpaksa menaikkan BBM atau supply BBM yang gak ada di pasar. Kita masih relatif stabil," tutur dia.Purbaya juga menegaskan bahwa di tengah ketidakpastian global akibat eskalasi geopolitik dan tekanan aktivitas ekonomi dunia, stabilitas ekonomi Indonesia tetap terjaga."Di tengah ketidakpastian global akibat eskalasi geopolitik dan tekanan aktivitas ekonomi dunia, stabilitas ekonomi Indonesia tetap terjaga," beber Purbaya.Lebih lanjut, Purbaya menjelaskan bahwa rata-rata belanja pada triwulan pertama biasanya sekitar 17 persen dari APBN, namun pada triwulan pertama 2026 telah mencapai 21,2 persen.Ia juga menyebut hal ini merupakan bagian dari percepatan belanja yang telah dirancang, dengan anggaran yang sudah tersedia dan kinerja kementerian/lembaga yang lebih cepat."Selama ini rata-rata belanja di triwulan pertama sekitar 17 persen terhadap APBN. Di triwulan pertama 2026 penyerapan belanja telah mencapai 21,2 persen. Ini by design percepatan belanja seperti yang saya bilang tadi, anggaranya sudah ada, KL kerja lebih cepat," sambung Purbaya.Selain itu, ia menyampaikan harapan sekaligus optimisme bahwa pertumbuhan ekonomi dapat mencapai sekira 5,5 persen atau bahkan lebih."Mudah-mudahan tercapai, saya pikir kemungkinan besar sekali tercapai di 5,5 persen atau lebih," tukas dia.(Tribun-Video.com)Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menkeu Purbaya: Kalau Tak Kelola APBN dengan Baik, Nasib Ekonomi RI akan Sama dengan Negara Lain, https://www.tribunnews.com/bisnis/7813022/menkeu-purbaya-kalau-tak-kelola-apbn-dengan-baik-nasib-ekonomi-ri-akan-sama-dengan-negara-lain.Program: Tribun Video UpdateHost: Yessy Arisanti WienataEditor Video: Hadiyya QurrataUploader: Tri Hantoro#prabowo #ekonomiindonesia #purbaya #stabilitasekonomi #dampakperang #pemerintahindonesia #beritaindonesia #politikeonomi #geopolitik #krisisglobal #ekonomiglobal