6 Poin Komitmen Aremania Jelang Laga Arema FC vs Persebaya di Kanjuruhan
Dwi Prastika April 06, 2026 10:22 PM

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifky Edgar

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Sebentar lagi, laga super big match Arema FC vs Persebaya Surabaya akan digelar, tepatnya pada 28 April 2026.

Pertandingan lanjutan Super League 2025/2026 itu akan dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Meski demikian, laga Derby Jatim itu sudah mulai memancarkan aura rivalitas bagi kedua pihak.

Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober 2022 silam masih membayangi laga Arema FC vs Persebaya.

Apalagi venue pertandingan dijadwalkan akan tetap berlangsung di Stadion Kanjuruhan.

Demi memastikan laga tersebut berjalan aman, Presidium Aremania melakukan konsolidasi bertajuk "Arema One Blood" yang digelar di Pendopo Panji Kabupaten Malang pada Minggu (5/4/2026).

Acara tersebut dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Malang Raya, perwakilan komunitas Aremania, serta koordinator lapangan suporter dari tiga wilayah, yakni Malang Raya, Blitar, hingga Pasuruan.

Kehadiran jajaran keamanan dari Polresta Malang Kota dan Polres Malang semakin menegaskan seriusnya sinergi lintas elemen untuk mensukseskan pertandingan.

General Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan, konsolidasi ini adalah momentum penting untuk membangun ekosistem sepak bola yang berkelanjutan di Malang Raya.

Baca juga: Gol David da Silva Buat Kemenangan Arema FC Sirna di Depan Mata, Marcos Santos: Sangat Berlebihan

“Sepak bola adalah milik bersama, bukan hanya klub. Sinergi antara pemerintah daerah, klub, dan suporter adalah hal mutlak," ujar Yusrinal.

"Kami ingin sepak bola hadir sebagai pemersatu, bukan pemecah," tambahnya. 

Ia juga menyoroti peran vital Aremania sebagai fondasi utama eksistensi klub. 

Menurutnya, forum bersama ini menjadi titik tolak untuk memperkuat kebersamaan. 

Ia berharap dukungan penuh dari pemerintah, baik dari sisi regulasi, infrastruktur, maupun pembinaan usia dini, agar prestasi Arema FC bisa terus meningkat.

"Arema bukan sekadar tentang kemenangan, tetapi juga menjaga warisan persaudaraan dan martabat sepak bola Malang Raya," tambahnya.

Baca juga: Arema FC vs Persebaya Jadi Laga Berisiko Tinggi, Panpel Matangkan Skema Keamanan

Momen yang tak kalah mengharukan adalah ketika legenda sekaligus salah satu pendiri Arema, Ovan Tobing, naik ke panggung. 

Dengan suara lantang, ia mengajak seluruh elemen Aremania untuk bangkit dan menjaga marwah Arek Malang melalui sikap dewasa dalam mendukung tim.

"Kita harus menunjukkan bahwa kita mampu berubah. Yang terpenting bukan hanya pertandingan di dalam stadion, tetapi bagaimana kita menjamin keamanan dan kenyamanan tim tamu sejak datang hingga kembali," kata Ovan Tobing.

Ia mengingatkan agar peristiwa kelam di masa lalu tidak terulang kembali. 

Menurut Ovan, pertandingan besar Arema FC vs Persebaya nanti akan menjadi sorotan publik luas, sehingga seluruh pihak harus mampu menjaga nama baik Malang Raya. 

Baca juga: Hasil Persebaya vs Persita Tangerang, Francisco Rivera Buat Bajul Ijo Akhiri Puasa Kemenangan

"Cukup satu kejadian, jangan sampai terulang lagi. Mari kita buktikan bahwa kita mampu menjadi tuan rumah yang baik dan bertanggung jawab," tegasnya.

6 Poin Komitmen

Puncak acara adalah penandatanganan bersama nota kesepahaman yang berisi 6 poin komitmen. 

Dokumen tersebut ditandatangani oleh perwakilan komunitas Arema, koordinator lapangan (korlap) suporter, serta Presidium Aremania, Ali Rifki.

Hadir pula sebagai saksi, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana dan Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdianto. 

Kedua pejabat utama kepolisian tersebut duduk bersama perwakilan Aremania, menandakan sinergi yang erat untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan selama laga berlangsung.

Inti dari nota kesepahaman tersebut menekankan pada:

1. Larangan segala bentuk kekerasan di dalam dan luar stadion.

2. Penghormatan terhadap tim tamu, ofisial, dan wasit.

3. Koordinasi ketat antara panpel, suporter, dan aparat keamanan.

4. Partisipasi aktif Aremania dalam menjaga ketertiban.

5. Sanksi tegas bagi pelanggar komitmen bersama.

6. Penguatan edukasi sportivitas di kalangan generasi muda suporter.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.