Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir Tahun, Anggaran Diklaim Aman
Choirul Arifin April 06, 2026 09:19 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah memastikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tidak akan naik hingga akhir tahun 2026, meskipun tekanan harga minyak dunia masih tinggi.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, pemerintah tetap mempertahankan kebijakan subsidi BBM sebagai bentuk perlindungan terhadap daya beli masyarakat.

"Subsidi terhadap BBM bersubsidi itu tidak akan dihilangkan, akan terus diadakan sampai dengan akhir tahun," tutur Purbaya dalam Konferensi Pers terkait Kebijakan Transportasi dan BBM, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).

Purbaya menjelaskan, pemerintah telah melakukan berbagai simulasi fiskal dengan asumsi harga minyak dunia mencapai 100 dolar AS per barel hingga akhir tahun.

Dari hasil perhitungan tersebut dan beberapa skema perhitungan lainnya, defisit anggaran masih dapat dijaga di kisaran 2,9 persen.

"Dengan exercise yang lain, pemotongan dan penghematan di sana-sini, kita bisa pastikan defisitnya masih di sekitar 2,9 persen," ucap Menkeu.

Baca juga: Pengumuman: Harga BBM Subsidi Tidak Naik Sampai Akhir 2026

Selain itu, pemerintah juga menegaskan harga BBM bersubsidi tidak akan naik, karena kondisi anggaran dinilai masih memadai untuk menahan beban subsidi energi.

Purbaya mengungkap, pemerintah masih memiliki bantalan fiskal yang cukup besar untuk mengantisipasi kondisi darurat.

Saat ini terdapat cadangan dana sekitar Rp 420 triliun dalam bentuk Sisa Anggaran Lebih (SAL) yang dapat digunakan jika tekanan harga energi semakin meningkat.

Menurutnya, peluang harga minyak dunia bertahan di atas 100 dolar AS per barel dalam jangka panjang relatif kecil, dengan mempertimbangkan dinamika politik global, termasuk di Amerika Serikat.

Baca juga: Harga BBM Subsidi Tak Naik, Menko Airlangga: Bisa Kita Pertahankan sampai Bulan Desember 2026

"Kalau kepepet itu masih bisa dipakai, tapi rasanya kita ke sana masih jauh, karena harga minyak kecil peluangnya bertahan di atas 100 dolar AS per barel untuk waktu yang berkepanjangan, kalau kita lihat politiknya di Amerika Serikat," jelasnya.

Menkeu meminta masyarakat tidak berspekulasi mengenai kemampuan keuangan negara. Pemerintah telah menghitung seluruh konsekuensi kebijakan dan memastikan anggaran tetap dalam kondisi aman.

"Jadi itu, saya ingin tegaskan lagi masyarakat enggak usah khawatir, enggak usah spekulasi bahwa saya kehabisan uang. Gini-gini uangnya banyak nih, benghar-benghar (kaya), kayalah. Jadi uang kita cukup," ucap Purbaya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.