Aksi Polisi Lepas Baju Dinas untuk Tutupi Luka Korban Kecelakaan di JLS Salatiga
khoirul muzaki April 06, 2026 11:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di dekat Simpang Empat Pulutan, Sidorejo, Senin (6/4/2026) sore. Seorang pengendara sepeda motor mengalami luka berat setelah terlibat tabrakan dengan truk boks.


Di tengah hujan yang masih turun, aksi humanis ditunjukkan anggota Satlantas Polres Salatiga yang tiba di lokasi. Salah satu petugas bahkan melepas baju dinasnya untuk menutup luka korban sambil menunggu bantuan medis datang.


Peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut melibatkan sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi H 2756 AYC dengan KBM Truck Box Hino Gandeng K 8346 TK. 


Berdasarkan data awal di lapangan, korban pengendara sepeda motor diketahui berinisial AS, seorang mahasiswa asal Candirejo, Pringapus, Kabupaten Semarang.


Saat kejadian berlangsung, AIPDA Agung Dwi P, Bripka Drasta, dan Brigadir Dimas, anggota Satlantas Polres Salatiga, yang tengah melaksanakan piket patroli kewilayahan, menerima informasi dari masyarakat terkait adanya kecelakaan lalu lintas di kawasan tersebut.


Tanpa menunggu lama, keduanya segera menghentikan laju kendaraan dinas dan bergerak cepat menuju titik kejadian untuk memberikan pertolongan awal. Sambil menunggu kedatangan Unit Gakkum Satlantas Polres Salatiga serta Mobil Siaga Ambulance.


Sesampainya di lokasi, pemandangan yang terlihat begitu memilukan. Korban tampak masih tergeletak di pinggir jalan dengan kondisi mengalami luka terbuka dan cedera pada bagian kaki kanan.


Melihat kondisi korban yang mengalami luka terbuka dan berada dalam situasi yang sangat rentan, AIPDA Agung tanpa ragu langsung melepas baju dinas yang dikenakannya untuk menutupi bagian luka korban, sekaligus menjaga kondisi dan martabat korban sambil menunggu bantuan medis tiba di lokasi.


"Ketika datang pertama yang saya lihat adalah korban dengan luka terbuka, sehingga tanpa ragu langsung saya lepaskan seragam saya untuk menutupi luka tersebut, apalagi korban adalah seorang perempuan, kondisinya juga masih hujan,c ungkap AIPDA Agung.


Seragam yang biasanya menjadi simbol tugas dan kewibawaan, justru berubah menjadi simbol kepedulian.

Baca juga: Pemkab Siapkan Anggaran Rp 80,7 Miliar, Berobat di Banyumas Cukup Bawa KTP


Berdasarkan hasil penanganan awal, korban mengalami luka berat dan selanjutnya mendapatkan penanganan medis di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo Kota Salatiga.


Dari hasil olah tempat kejadian perkara sementara, diketahui sepeda motor Honda Scoopy melaju dari arah Kecandran menuju Blotongan. Sesampainya di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut berupaya mendahului kendaraan Truck Box Hino Gandeng dari sisi sebelah kiri. Namun, karena ruang yang tidak cukup, sepeda motor membentur bagian belakang sebelah kiri bodi bak gandeng truk, lalu oleng ke kiri dan terjatuh.


Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi, menilai, respons cepat dan penuh empati yang ditunjukkan anggotanya merupakan cerminan nyata dari kehadiran Polri yang Presisi, humanis, dan selalu hadir untuk masyarakat.


Dalam setiap peristiwa kecelakaan lalu lintas, personel polri dituntut tidak hanya cepat dalam penanganan, tetapi juga harus mampu menghadirkan rasa tenang dan kepedulian kepada korban maupun keluarganya.


“Apa yang dilakukan anggota kami di lapangan adalah bentuk nyata bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Ketika ada warga yang membutuhkan pertolongan, maka anggota harus hadir dengan hati," tandasnya. (eyf)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.